Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

LUWU TIMUR

Keluhan Warga Soal Sapi Berkeliaran, Kasatpol PP : Penertiban Terkendala Rutan Hewan

badge-check

Kasatpol PP Lutim, Indra Fawzy Perbesar

Kasatpol PP Lutim, Indra Fawzy

Laporan : Rd 

iNDRA fAWZY
Kasatpol PP Lutim, Indra Fawzy

LUWU TIMUR,Timuronline – Menyikapi permintaan warga Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur (Lutim, Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait penertiban sapi di jalan di desa tersebut, Kepala Satuan Satpol PP dan Damkar (Kasatpol PP Damkar) Lutim, Indra Fawzy mengungkapkan soal penertiban bisa-bisa saja.

Hanya katanya, pemerintah sendiri hingga saat ini belum memiliki Rumah Tahanan (Rutan) khusus hewan sehingga ini menjadi kendala.

” Saya ngerti kok keluhan warga bahkan memang hal ini sudah kita rapatkan dengan beberapa dinas terkait, namun pertanyaannya, kalau kita tertibkan, kita mau simpan dimana, kita belum memiliki sarana (rutan hewan) itu. Ini diatur kok dalam Perda,” Jelasnya kepada Timuronline, Senin (17/06/19).

Dia hanya bisa mengharapkan kerjasama dari masyarakat yang memiliki hewan, agar segera mengkandangkannya agar tidak mengganggu aktifitas dan kenyamanan warga lain.

” Yah, saling pengertian lah,” Harapnya

Berita Terkait : Warga Wewangriu Keluhkan Kotoran Sapi Berserakan di Jalan

Atau salah satu solusi yang bisa ditempuh lanjutnya yakni pemerintah desa bisa membangun rumah atau kandang hewan sementara.

” Kalau itu sudah ada, nanti kita bantu untuk menertibkan. Jadi warga yang ingin mengambil sapinya yang telah ditahan di kandang sementara, membayar denda dulu. Kan bisa lagi ada pemasukan desa dari biaya denda tersebut,” Ujarnya lagi.

Sebelumnya, warga Desa Wewangriu mengeluhkan banyaknya sapi yang berkeliaran di jalan. Bukan hanya itu, sapi-sapi tersebut mengeluarkan kotoran yang berhamburan di jalan dan mengeluarkan bau menyengat. (Redaksi)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya

26 Juli 2026 - 19:15 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL