Menu

Mode Gelap
Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12 Raker MPK, Luwu Timur Targetkan Kabupaten Sangat Inovatif Ini Dua Peserta Terbaik di Diklat Kompetensi Camat dan Lurah se-Lutim Wahidin Wahid Terpilih Jadi Ketua Dekopinda Luwu Timur Melalui Musdalub Bantuan Alat Berat PT Vale Bantu Buka Akses Masyarakat Pasca Bencana di Luwu

TANA TORAJA · 12 Feb 2018 01:04 WITA · Waktu Baca

Kasus Penculikan Bocah Argentina Bikin Tana Toraja Kian Populer

Liputan6.com, Makassar – Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Brigjen Polisi Napoleon Bonaparte menyatakan jika Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, semakin dikenal di Argentina setelah ditemukannya Alum Langone Avalos (7).

“Saya dapat kabar dari Argentina kalau hari ini hampir semua media di Argentina itu menjadikan berita Alum sebagai berita nasional dan tentunya juga Toraja,” ujar Brigjen Polisi Napoleon Bonaparte di Makassar, Rabu, 7 Februari 2018, dilansir Antara.

Ia mengatakan, kasus hilangnya Alum dari pengasuhan ibunya setelah bercerai dari suaminya Jorge Gabriel Langone itu terjadi sekitar delapan bulan lalu.

Napoleon mengungkapkan, setelah perceraian antara Jorge dan Elizabeth, pemerintah Argentina melalui pengadilan itu memberikan hak asuh kepada ibunya. Bila seorang anak dibawa kabur oleh orang yang bukan diberikan kuasa, hal itu termasuk pidana, meskipun yang membawanya adalah ayah kandungnya.

“Hukum nasional di Argentina begitu. Membawa anak tanpa hak pengasuhan setelah bercerai itu adalah perbuatan pidana dan berbeda di Indonesia, itu bukan pidana. Makanya, hilangnya Alum itu jadi perhatian rakyat di Argentina,” katanya.

Menurut dia, banyak hal positif yang didapatkan Indonesia dengan berhasilnya kepolisian mendapatkan Alum, apalagi ditemukan di daerah wisata seperti Tana Toraja.

Sebelumnya, Alum diketahui hilang sejak Juni 2017, setelah pengadilan memberikan hak asuh Alum kepada sang ibu, Elizabeth Avalos (27). Cerita hilangnya Alum berawal saat gadis cilik itu dibawa pergi oleh mantan suami Elizabeth, Jorge Langone (41), bersama teman wanitanya pada Agustus 2017 saat bersekolah.

Mereka lalu membawa Alum ke luar Argentina. Jorge disebut membawa Alum ke Bolivia dan kemudian ke Malaysia. Pada 24 Januari 2018, Elizabeth menyampaikan konferensi pers difasilitasi oleh Kedutaan Besar Malaysia.

Dari Malaysia, pencarian lalu berlanjut ke Jakarta. Selebaran untuk pencarian Alum di Jakarta sempat beredar di media sosial sebelum ditemukan di Tana Toraja.

Alum ditemukan di Kelurahan Panta’nakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin malam, 5 Februari 2018, sekitar pukul 22.00 Wita.

Wakapolda Sulsel, Brigjen Mas Guntur Laupe, mengatakan saat itu Alum ditemukan bersama sang ayah dan kekasih ayahnya saat sedang bersantap malam di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows.

“Setelah sempat dilaporkan terlihat di Jakarta, akhirnya Alum kita temukan di Toraja Utara bersama ayahnya, Jorge Langone, dan kekasih ayahnya, Candela Gutierrez,” kata Guntur, saat ditemui di Markas Polda Sulsel, Rabu (7/2/2018) siang.

 

sumber : http://regional.liputan6.com/read/3268703/kasus-penculikan-bocah-argentina-bikin-tana-toraja-kian-populer

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemda dan Polres Torut Salurkan Bantuan ke Sulbar

21 Januari 2021 - 04:00 WITA

FOTO : Hindari Covid-19, Kapolres Torut Jemur Diri di Halaman Mapolres

7 April 2020 - 02:43 WITA

Teruskan Program Kapolri Peduli Lingkungan, Samsat Torut Tanam Pohon

9 Januari 2020 - 06:32 WITA

KPPS Kembali Berduka, Salah Seorang Meninggal Dunia

15 Mei 2019 - 13:43 WITA

Polres Tana Toraja Minta Tanda Tangan Pengunjung Pasar Rantepao, Apa Maksudnya?

12 Februari 2018 - 01:21 WITA

Trending di TANA TORAJA