Timur Online – Pertama di Luwu Raya

Bulan Puasa, Samsat Lutim Tetap Fokus Pelayanan Bebas Calo dan Pungli

Selasa, 21 Mei 2019 | 2:57 am
Posted by: Rifal Dj
Dibaca: 68

Laporan : Rd

Foto : Kasat Lantas Polres Lutim, AKP.Andi Ali Surya

LUWU TIMUR,Timuronline РMeskipun tidak sepadat pelayanan seperti hari-hari biasa, di Bulan Ramadhan atau bulan puasa ini, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Luwu Timur tetap konsen pada pelayanan bebas percaloan dan praktek pungutan liar.

Hal ini disampaikan Kanit Regident Satlantas Polres Luwu Timur, Ipda Syarifuddin yang menegasakan kepada seluruh personil Samsat Luwu Timur agar tetap mengedepankan pelanayan yang maksimal terhadap masyarakat yang melakukan pengurusan perpanjangan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) serta Pajak kendaraan.

” Menjalankan ibadah puasa di bulan ini itu wajib bagi kita umat Muslim, namun demikian pelayanan terhadap masyarakat pun tidak boleh kendor. Yang utama tetap jangan ada yang namanya percaloan apalagi pungli yang dapat merugikan masyarakat. Kita tetap berpegang pada koridor atau aturan yang mengikat,” Tegasnya

Foto : Kanit Regident Satlantas, Ipda Syarifuddin

Dia menuturkan pengawasan sesungguhnya bukan hanya ada di internal kepolisian terhadap oknum-oknum yang berbuat curang, namun warga pun boleh ikut melakukan pengawasan dengan cara melaporkan segala bentuk tindak yang itu mengarah pada aksi percaloan dan pungli

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Luwu Timur, AKP.Andi Ali Surya pun tak hentinya menegaskan kepada jajaran untuk senantiasa melayani masyarakat dengan sepenuh hati yang datang mengurus SIM dan lain-lain.

” Jangan ada pungli, hilangkan praktek percaloan, layani masyarakat sesuai aturan yang ada,” Tegasnya pula.

Mantan Kapolsek Towuti ini pun menguraikan pihaknya tak hentinya melakukan sosialisasi baik itu di lingkungan masyarakat maupun terhadap masyarakat yang datang di Polres untuk mengurus SIM.

” Patut kita syukuri, bahwasanya belum ada laporan yang masuk ke kami bahwasanya ada anggota yang kedapatan melakukan praktek terlarang tersebut. Ini memang harapan kami, sehingga kedepan polisi sebagai pelayan dan pengayom masyarakat tetap berada di garis depan,” Pungkasnya. (Redaksi)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

Timur-online.com - Pertama di Luwu Raya Copyright 2019 ¬©. All Rights Reserved.  
error: oiii,,ga boleh copas
Lewat ke baris perkakas