Menu

Mode Gelap
Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

LUWU TIMUR

ASN di Mangkutana Mulai Beralih ke Tabung Bright Gas LPG 5,5 Kg

badge-check

Kasek SDN 148 Tawi Baru Mangkutana saat membeli tabung gas 5,5 kg di salah satu pangkalan di Mangkutana Perbesar

Kasek SDN 148 Tawi Baru Mangkutana saat membeli tabung gas 5,5 kg di salah satu pangkalan di Mangkutana

Laporan : Rd 

Kasek SDN 148 Tawi Baru Mangkutana saat membeli tabung gas 5,5 kg di salah satu pangkalan di Mangkutana

LUWU TIMUR,Timuronline – Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang bertugas di wilayah Kecamatan Mangkutana akhirnya beralih menggunakan tabung gas LPG dari 3 Kg ke Tabung Bright Gas 5,5 kg.

Hal ini sebagai tindak lanjuti Surat Edaran Bupati Luwu Timur yang mewajibkan para PNS atau ASN untuk tidak lagi menggunakan tabung 3 kg dan beralih ke tabung 5,5 kg. Ini juga sesuai peruntukan tabung 3 kg yang dikhususkan warga yang kurang mampu saja.

” Ini perintah, kami sebagai bawahan wajib melaksanakannya karena memang tabung 3 kg itu bukan untuk kami melainkan untuk saudara-saudara kami yang lebih membutuhkan,” Ungkap Arni Januarti, Kepala Sekolah SDN 148 Tawi Baru, Mangkutana

Senada, Tomas Rippung, salah satu guru di SDN 147 Wonorejo Mangkutana mengajak kepada seluruh PNS agar mulai menggunakan tabung berwarna pink ini.

” Yah, sama-samalah kita pake tabung yang seperti ini, jangan ada yang pake jangan ada yang tidak. Kita saling pengertian saja,” Harapnya.

Sementara itu, salah seorang guru lainnya di SDN 147 Wonorejo, Hj. Sitti Nurjannah mengungkapkan seluruh PNS di sekolah tempat dirinya mengajar sudah menggunakan tabung non subsidi ini.

Sebelumnya, Bupati Luwu Timur,H.M.Thorig Husler melalui Surat Edarannya tanggal 9 Mei 2019 yang ditujukan kepada Kepala SKPD, Camat, Lurah serta Kepala Desa se-Luwu Timur terkait Larangan Penggunaan Liquefied Petroleun Gas (LPG) tabung ukuran 3 Kg untuk PNS/ASN dan Upah Jasa Lingkup Pemerintah Luwu Timur untuk kemudian Surat Edaran tersebut disampikan kepada seluruh pegawai.

Dalam edaran tersebut memuat beberapa poin, salah satunya larangan bagi para PNS atau CPNS serta Upah Jasa yang memperoleh penghasilan lebih dari 1.500.000 perbulan.

Perlu diketahui, harga tabung Gas 5,5 kg ini sebesar 385 – 390 ribu untuk setiap tabung, sementara isi ulangnya 90 ribu rupiah.

Lantas, bagaimana dengan PNS di daerah lain, apakah sudah tidak menggunakan tabung gas LPG 3 kg lagi atau masih ada yang membandel ? (Redaksi)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Hadapi Isu Penertiban, Warga Laoli Lutim Tegaskan Akan Pertahankan Haknya

26 Juli 2026 - 19:15 WITA

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Trending KRIMINAL