Menu

Mode Gelap
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Kalahkan Belgia 2-1 Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Tembus Semifinal, Maroko Akhirnya K.O Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Perempat Final Piala Dunia 2026 : Pertarungan Menuju 4 Terbaik Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

LUWU TIMUR

Di Pameran Bunda Pusaka, Budiman : 78 Tahun Lalu, Ada Leluhur Yang Berjuang

badge-check

Di Pameran Bunda Pusaka, Budiman : 78 Tahun Lalu, Ada Leluhur Yang Berjuang Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Luwu ke 756 dan Hari Perjuangan Rakyat Luwu ke 78 tahun 2024, adalah Pameran Karya Seni dan Benda Pusaka, bertempat di Gedung Olahraga Malili, Minggu (21/01/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung Bupati Luwu Timur, H. Budiman serta dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora), Andi Tabacina Akhmad selaku Ketua Panitia serta Kepala OPD, para Seniman, Pompessi dan para peserta.

Bupati Lutim, H. Budiman mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dan mengambil peran, karena pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi namun sebagai wujud dukungan bagi para seniman.

” Kita tidak lagi berjuang mengangkat senjata, mengungsi tetapi dibuktikan dalam sebuah karya yang tentu di tanah Luwu ini dengan kebesarannya, sejarah panjangnya sehingga bisa kita refreksikan hari ini,” kata Budiman.

Lebih lanjut, Budiman mengatakan bahwa melalui kegiatan ini dapat menampilkan dan memperkenalkan berbagai karya seni maupun benda pusaka yang dimiliki oleh Tanah Luwu.

” Mudah-mudahan momentum ini bisa kita jaga secara bersama-sama. Kita mengirim pesan sebenarnya kepada generasi muda bahwa 78 tahun yang lalu ada leluhur yang berjuang untuk daerah ini, sehingga kita bersyukur bisa hidup di tanah Luwu yang kita cintai,” imbuh Bupati Lutim.

Mengkahiri sambutannya, Bupati Lutim mengajak kepada seluruh yang terlibat untuk bersama-sama mendukung dan memeriahkan acara tersebut.

“Mari kita menikmati keindahan, kekayaan dan keunikan yang ada dalam pameran ini. Semoga bisa menjadi momentum untuk memperkokoh rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya lokal kita,” ajak Budiman.

Dalam ceremoni pembukaan pameran tersebut, Bupati Lutim menggoreskan tanah ke kanvas menggunakan kuas sebagai simbol perlawanan rakyat Luwu dan direspon oleh Maestro Pelukis Tanah Zainal Beta (asal Makassar) menggunakan campuran tanah dari Luwu Timur, Toraja, Jeneponto, Enrekang menjadi logo Toddo’puli’ Temmalara’ yang artinya “Keberanian untuk memperjuangkan kebenaran”. (kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Trending LUWU TIMUR