Menu

Mode Gelap
Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Tembus Semifinal, Maroko Akhirnya K.O Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Perempat Final Piala Dunia 2026 : Pertarungan Menuju 4 Terbaik Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ? Ini Jadwal dan Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

DP2KB Lutim Gelar Rapat Advokasi Bangga Kencana

badge-check

DP2KB Lutim Gelar Rapat Advokasi Bangga Kencana Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Advokasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Hotel Lagaligo, Selasa (04/04/2023).

Rapat dipimpin oleh Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir mewakili Bupati Luwu Timur didampingi Kepala DP2KB, Hj. Puspawati, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan, serta dihadiri Kepala OPD Lingkup Pemerintah Lutim, para Kepala Desa dan menghadirkan narasumber, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel, Hj. Andi Ritamariani.

Pada kesempatan ini, Rapiuddin mengatakan bahwa, kegiatan ini menjadi pengingat akan dua hal pokok diantaranya : Pertama, Percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen yang kuat. Kedua, Kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga ke tingkat desa/kelurahan untuk menurunkan stunting.

“Upaya ini tidak bisa hanya dilakukan oleh satu lembaga saja atau hanya dari unsur pemerintah kabupaten, namun penurunan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak termasuk pemerintah desa/kelurahan, akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat, dan mitra pembangunan,” ungkap Rapiuddin.

Olehnya itu, Staf Ahli Pembangunan meminta kepada para Camat dan kepala desa untuk memastikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas di daerahnya didukung dengan sumber daya yang mencukupi.

“Kita harus memastikan bahwa adanya intervensi sangat diperlukan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Luwu Timur,” terang Rapiuddin.

Terakhir, Rapiuddin berharap kepada para akademisi, lembaga swadaya masyarakat, swasta, mitra pembangunan, dan media, untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan percepatan penurunan stunting.

“Pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendirian, tetapi memerlukan kolaborasi dan dukungan dari kita semua. Masa depan kita tergantung pada aksi dan langkah kolaboratif yang kita lakukan sekarang demi menyongsong masa depan,” harap Staf Ahli Pembangunan. (kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

Trending LUWU TIMUR