Menu

Mode Gelap
Top Scorer Sementara Piala Dunia 2026 Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Tembus Semifinal, Maroko Akhirnya K.O Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Perempat Final Piala Dunia 2026 : Pertarungan Menuju 4 Terbaik Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ? Ini Jadwal dan Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Kadis P2KB Lutim Canangkan SMPN 2 Malili Sebagai Sekolah Siaga Kependudukan

badge-check

Kadis P2KB Lutim Canangkan SMPN 2 Malili Sebagai Sekolah Siaga Kependudukan Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler mencanangkan SMP Negeri 2 Malili sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK).

Pencanangan berlangsung di Aula SMPN 2 Malili, Jumat (26/08/2022), ditandai dengan penghuntingan pita yang disaksikan Sekretaris Camat Malili, Alamsyah, Kepala UPTD SMPN 2 Malili, Hj. Mardiah, jajaran Dinas P2KB Lutim, para Guru SMPN 2 Malili beserta Siswa-Siswi.

Sekolah siaga kependudukan merupakan sekolah yang mengintegrasikan materi kependudukan dan keluarga berencana ke dalam mata pelajaran baru, tidak menambah jam pelajaran, tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar dan mempertajam materi yang dibahas.

Dalam sambutannya, Kadis P2KB Lutim, Hj. Puspawati mengungkapkan, SSK merupakan merupakan istilah baru yang didengar. Di Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, baru terbentuk satu sekolah siaga kependudukan yakni SMPN 1 Angkona.

“Tujuan yang diharapkan dengan adanya program SSK ini tentu saja selain memupuk kesadaran akan kondisi kependudukan di wilayah tempat tinggal masing-masing siswa, juga menumbuhkan sikap bertanggungjawab dan perilaku adaptip berkaitan dengan dinamika kependudukan,” jelas Hj. Puspawati.

Baca Juga:

Ketua Desainer Olah Tenun Makassar Puji Motif Kain Tenun Taipa

Terakhir, Ia berharap dengan didirikannya program SSK ini, dapat meningkatkan kualitas peserta didik khususnya pada bidang kependudukan dan siap menghadapi tantangan yang cukup berat di masa yang akan datang, apalagi selama ini sekolah dianggap satu-satunya agen perubahan secara formal di Indonesia.

“Alasan SSK ini makin kuat mengingat selama ini materi kependudukan tidak terintegrasi ke semua mata pelajaran. Pelaksanaan SSK ini dimulai dengan pengintegrasian pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam mata pelajaran yang relevan seperti Geografi, Sosiologi, Ekonomi, Biologi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan, dan Bimbingan Konseling,” tandas Hj. Pupawati.

Diakhir acara, Kepala DP2KB Lutim, Hj. Puspawati Husler menyerahkan SK dan Buku Sekolah Siaga Kependudukan kepada Kepala UPTD SMPN 2 Malili, Hj. Mardiah. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

Trending LUWU TIMUR