Menu

Mode Gelap
Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Tembus Semifinal, Maroko Akhirnya K.O Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Perempat Final Piala Dunia 2026 : Pertarungan Menuju 4 Terbaik Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

LUWU TIMUR

Warga Minta Pemerintah Lakukan Tera Ulang Alat Ukur di SPBU dan Pertashop

badge-check

Warga Minta Pemerintah Lakukan Tera Ulang Alat Ukur di SPBU dan Pertashop Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Warga meminta agar Pemerintah Luwu Timur melalui  Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) agar melakukan tera ulang alat ukur di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop yang tersebar di seluruh wilayah Luwu Timur.

Warga menilai kemungkinan terjadinya kecurangan pihak petugas dalam melayani pembelian BBM sangat terbuka lebar.

” Saya melihat dua hari lalu di televisi, petugas menemukan adanya kecurangan pihak SPBU di salah satu pertamina di Indonesia dalam menyetel ulang alat ukur mereka. Kalau disana bisa terjadi, kemungkinan disini (Luwu Timur,red) juga bisa,” kata Anwar, Warga Malili, Kamis (23/06/2022)

Baca Juga :

Tera Ulang Alat Ukur di Pasar Tradisional

Anwar membeberkan, dirinya kerap mendapatkan laporan warga lainnya yang mengeluh karena takaran BBM yang ia beli diduga berkurang

” Biasa kan kalau kita ngomong soal BBM, selain kerap langka, juga pembicaraan mengarah kepada benar tidaknya takaran pihak SPBU ataupun Pertashop yang ada di Luwu Timur,” ungkapnya

Dia melanjutkan, permasalahan BBM di Luwu Timur bukan sesuatu yang aneh lagi melainkan sudah menjadi rahasian umum dan masih kerap terjadi kecurangan-kecurangan.

” Misalnya saja, penjualan BBM ini apakah sudah tepat sasaran atau tidak. Kan faktanya tidak. Masih ada BBM dijual keluar ke perusahaan-perusahaan. Belum lagi dijual ke pengecer-pengecer. Ini seakan menjadi hal yang tidak bisa ditemukan jalan keluarnya,” ujarnya lagi

” itu dulu lah (alat ukur) yang harus jadi perhatian. Saya berharap pemerintah mendengar harapan warga ini. Di pasar-pasar tradisional kan alat ukur mereka juga diperiksa. Nah apa bedanya dengan yang ada di SPBU atau Pertashop ? ,” tutupnya (*)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Trending LUWU TIMUR