Menu

Mode Gelap
Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Tembus Semifinal, Maroko Akhirnya K.O Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas Perempat Final Piala Dunia 2026 : Pertarungan Menuju 4 Terbaik Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ? Ini Jadwal dan Hasil Babak Perempat Final Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Luwu Timur Terang Dari Anggaran 1 Miliar Per Desa Tiap Tahun

badge-check

Luwu Timur Terang Dari Anggaran 1 Miliar Per Desa Tiap Tahun Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Luwu Timur Terang merupakan program prioritas Pemerintah daerah yang diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2022 mendatang. Pernyataan itu disampaikan Bupati Luwu Timur, H. Budiman, saat menghadiri syukuran warga Mahalona raya yang dipusatkan Desa Kalosi, Kecamatan Towuti, Kamis (10/09/2021).

Dikatakan Budiman, Luwu Timur terang itu akan di program setiap Desa di Luwu Timur dengan membangun 10 hingga 20 lampu jalan setiap tahunnya dengan anggaran yang bersumber APBD Luwu Timur melalui program bantuan Keuangan 1 Miliar satu desa.

” Bayangkan kalau setiap desa sudah membuat lampu jalan sekitar 10-20 lampu setiap tahunnya, tentu Luwu Timur Terang akan kita wujudkan bersama,” kata Budiman.

Budiman juga optimis dengan bantuan keuangan 1 Miliar satu desa, maka kebutuhan masyarakat terkait infrastruktur seperti jalan tani maupun program pemberdayaan lainnya tentu akan lebih mudah didapatkan karena semua sudah bisa dibantu melalui Pemerintah desa.

” Dapat dikatakan anggaran yang berada di desa itu nantinya kurang lebih 3 miliar. Karena selain alokasi dana desa (ADD) dan Dana Desa, ada pula bantuan keuangan 1 Miliar satu desa. Saya yakin dengan anggaran yang tersedia, kebutuhan prioritas masyarakat desa dipenuhi,” jelasnya.

” Program Luwu Timur Terang, bantuan bedah rumah, hibah rumah ibadah dan bantuan lainnya akan dikelola oleh Pemerintah desa. Namun ingat, anggaran yang dikelola itu harus berkah, dalam artian, harus tepat sasaran dan tidak melanggar aturan,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, Mahalona Raya ini akan terus berkembang karena ditopang berbagai program baik Pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat. Oleh karenanya, masyarakat di wilayah ini harus bersyukur sebab jika bersyukur maka nikmat Tuhan tentu akan bertambah, sebaliknya jika kufur nikmat maka tunggulah azabnya.

” Tanda bersyukur, ramaikan rumah ibadah. Karena apapun kondisinya, kalau tidak ada landasan spiritual, (mapella) atau panas kampung ini. Yakinlah kalau rumah ibadah ramai, berkah Tuhan akan turun pada masyarakat dikampung itu,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

Trending LUWU TIMUR