Menu

Mode Gelap
Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ? Semifinal Piala Dunia 2026 : Empat Semifinalis Merupakan Juara Dunia

LUWU TIMUR

Komisi II RDP Dengan Beberapa Perusahaan Bahas Kelangkaan BBM

badge-check

Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Luwu Timur Perbesar

Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Luwu Timur

LUWU TIMUR,Timuronline – Komisi II DPRD Luwu Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur

RDP ini digelar dalam rangka mencari permasalahan terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Luwu Timur

Anggota DPRD Luwu Timur, Abd. Munir Razak dalam kesempatan itu mencurigai ada penyimpangan penggunaan BBM Non Subsidi yang dilakukan sejumlah perusahaan yang bermitra dengan PT Vale dan PT CLM di Luwu Timur .

” Kita lihat, PAD Luwu Timur dari sektor Pajak Bagi Hasil BBM ini tidak meningkat, sementara jumlah perusahaan terus bertambah,” Tegasnya, Selasa (14/11/2022)

Baca Juga :

Capaian Medali Emas Luwu Timur di Porprov Meningkat 3 Kali Lipat

Menurut Legislator Hanura ini, pihak perusahaan juga memanfaatkan BBM subisidi yang ada di SPBU

” Buktinya, beberapa SPBU yang berada dekat dengan tempat operasional perusahaan, kondisinya sudah tidak normal,” Ujarnya

Dia melanjutkan, target PAD Luwu Timur untuk pajak bagi hasil BBM ini jauh dibawah realisasinya

” Nah, kita tergetkan 150 Miliar per tahun, faktanya hanya ada 52 miliar, jauh sekali,” tambahnya

Seperti diketahui, kelangkaan BBM baik jenis pertalite maupun solar di beberapa SPBU seperti SPBU Malili terus terjadi. Setiap hari, puluhan bahkan ratusan kendaraan mengantri depan SPBU.

Anehnya, kondisi yang sudah berlangsung tahunan ini, seakan tidak mendapat perhatian dari instansi terkait, sehingga kondisi seperti ini sudah “membudaya”.

” Saya heran pak melihat kondisi ini. Terkadang saya bertanya, dimana fungsi pengawasan pemerintah dan pihak kepolisian dalam hal ini. Kami masyarakat yang selalu jadi korban. Kita antri berjam-jam itupun kalau masih dapat. Apakah ada yang memanfaatkan kondisi ini dengan meraup keuntungan pribadi, hanya mereka yang tahu,” Ungkap Ros, warga Malili. (*)

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

Trending LUWU TIMUR