Menu

Mode Gelap
Vale Teguhkan Komitmen Keberlanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 Vale Indonesia Gelar RUPST, Wakil Presiden Direktur Berganti Bupati Budiman Serahkan Bantuan Pupuk dan Kendaraan Dinas DPRD Lutim Terima 1 Buah ranperda Tahap II Tahun 2024 Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Alsintan Tahun 2024 Bupati Luwu Timur Buka Turnamen Sepakbola Nickel Cup VIII

SULSEL · 5 Nov 2018 01:55 WITA · Waktu Baca

Politik Transaksional Menggerus Budaya Lokal


					Politik Transaksional Menggerus Budaya Lokal Perbesar

Laporan : Mda

Dr.H.Ajiep Padindang membawakan materi didampingi Ketua Yayasan Lembaga Pers Sulsel M.Dahlan Abubakar

MAKASSAR,Timuronline – Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Dr.H.Ajiep Padindang, menegaskan, politik transaksional yang mewabah di tanah air telah menggerus nilai-nilai budaya lokal. Tidak ada lagi nilai-nilai kejujuran dan kepercayaan yang kita kenal dalam masyarakat Bugis-Makassar.

“Fenomena sejak pemilu 2014, menunjukkan gejala retrogesi, yakni pemburukan kualitas politik kebangsaan akibat polarisasi dukungan politik yang menghadirkan kebencian antarpendukung dan politik transaksional,” kata Ajiep
Padinding pada Diskusi Pers ” Peranan Pers dalam Pencerdasan Pemilih” yang digelar Yayasan Lembaga Pers Sulawesi Selatan di Hotel JL STAR Makassar, Minggu (4/11/18).

Selain Ajiep Padindang yang menjadi pemateri diskusi, juga Ketua Yayasan Lembaga Pers Sulsel, Dr.H.M.Dahlan Abubakar, Dr.Sudirman Muhammadiyah dan Jamal Andi. Peserta diskusi sebanyak lebih 100 orang tersebut merupakan utusan media-media yang ada di Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Sulteng.

Ajiep mengutip hasil jajak pendapat Litbang Kompas dengan 512 responden pada 14 kota besar di Indonesia pada 17-19 Mei (Kompas, 22/5/2017) mengungkapkan, 49,8% responden mengaku solidaritas sosialnya semakin melemah 13,2% tetap 36,6% semakin kuat dan 0,4% menjawab tidak tahu.

Berdasarkan data tersebut, kata dia, ancaman pemilu 2019 yang bakal muncul adalah terjadinya politisasi identitas (suku, agama, ras, dan antargolongan—SARA), politik transaksional, berita “hoax” dan ujaran kebencian, serta ancaman kekerasan fisik. Dalam kondisi ini, Ajiep menekankan pers agar memberikan informasi kepada masyarakat  tentang pemilu 2019 (serentak) yang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Menjadi mitra penyelenggara pemilu dalam melakukan sosialisasi tahapan pemilu. Menyebarluaskan informasi mengenai proses dan ketentuan pemilu serta hak dan kewajiban pemilih. Melakukan pendidikan politik kepada masyarakat dan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan pemilu.

“ Prinsip jurnalisme politik adalah akurasi (ketepatan membaca fakta), fairness (kejujuran memosisikan fakta, dan equality (kesamaan dalam menempatkan semua kandidat dalam jurnalisme,” ujar mantan anggota DPRD
Sulsel empat periode kelahiran Patimpeng Bone, 30 September 1959 tersebut.

Ketua Yayasan Lembaga Pers Sulsel M.Dahlan Abubakar menegaskan, dengan berpedoman kepada Kode Etik Jurnalistik dalam pelaksanaan tugas kewartawanan, para wartawan akan terhindar dari delik pers. Fenomena selama ini menunjukkan, karena dikejar deadline banyak wartawan yang melalaikan check and check, sehingga ketika akan melakukannya setelah berita disiarkan, berpotensi menimbulkan tindakan kekerasan terhadap jurnalis.

Hal itu disebabkan narasumber yang sudah membaca berita tersebut terlanjur berang terhadap isi berita yang tidak berimbang tersebut.

“ Oleh sebab itu, jangan pernah melalaikan konfirmasi agar teman-teman aman dari gugatan pelanggaran etika pers,” ujar wartawan senior Sulawesi Selatan tersebut. (Redaksi).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

11 Peserta MTQ Lutim Lolos Final, Bupati Budiman Beri Semangat Langsung di Takalar

7 Mei 2024 - 22:16 WITA

MTQ Takalar

Buka Puasa Bersama KKLT Lutim, Wakil Bupati Sebut Kontribusi PT Vale Besar Dalam Pengembangan SDM

9 April 2024 - 18:34 WITA

Vale Indonesia

Pj Gubernur Sulsel Apresiasi PT Vale atas Dukungan Gerakan Sedekah Bibit dan Penghijauan

29 Maret 2024 - 20:13 WITA

Vale Indonesia

Bagikan Bingkisan ke 500 Anak Yatim dan 100 Panti Asuhan, PT Vale Dukung Program Amaliah Ramadan

19 Maret 2024 - 19:52 WITA

Vale Indonesia

Cegah Narkoba di Lingkungan Karyawan, PT Vale Teken MoU dengan BNN Sulawesi Selatan

9 Maret 2024 - 20:40 WITA

Vale Indonesia
Trending di SULSEL