PKP Angkatan 1 Tahun 2020 Ditutup

oleh -22 views
judul gambar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Setelah kurang lebih 3 bulan mulai Tanggal 07 September sampai dengan 05 Desember 2020 menjalani proses pembelajaran, akhirnya Sabtu (05/12/2020), Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 1 (Satu), resmi ditutup.

Acara  penutupan PKP sendiri dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan, Puncak Indah, Malili . Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setdakab Luwu Timur, Askar mewakili Pjs. Bupati Luwu Timur. Perwakilan Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris BKPSDM Kabupaten Luwu Timur, Widyaswara dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Pjs. Bupati yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, Askar mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas yang dikerjasamakan dengan BPSDM Provinsi Sulsel dalam rangka terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan Jabatan Pengawas.

Diharapkan, kata Askar, melalui kegiatan ini dapat terbentuk figur aparatur Pemerintah yang cerdas, terampil jujur dan bersih serta sadar akan tanggungjawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Lebih lanjut, ia berpesan kepada Alumni PKP angkatan 1 agar semua pembelajaran yang telah didapatkan selama pelaksanaan kegiatan dapat diaplikasikan pada SKPD masing-masing.

“Alumni PKP ini harus mampu menjadi sosok pemimpin birokrasi yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyusun perencanaan kegiatan diinstansi masing-masing,” tandasnya.

” Selain itu, juga mampu untuk menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas Pemerintahan umum dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik,” tambahnya.

Selanjutnya, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Diklat Kepemimpinan Aparatur, Nur Awwal dalam sambutannya mengatakan bahwa, sejumlah 30 peserta PKP Angkatan 1 semuanya dinyatakan lulus. Patut disyukuri pelaksanaan pelatihan ini berjalan dengan baik dan lancar meskipun pelaksanaan pelatihan pola terbaru ini dirasakan lebih berat dari pelaksanaan pelatihan sebelumnya, hal ini dikarenakan adanya beberapa perubahan mendasar baik dari segi metode, kurikulum maupun mateti diklat.

BACA JUGA :  Sudah 3 Cabor di Lutim Lolos Porprov 2022