Menu

Mode Gelap
Panitia HUT Lutim ke-21 Gelar Rapat Perdana, Dipimpin Hamris Darwis Bupati Lutim Jawab Pandangan Umum Fraksi di DPRD Lutim Terkait Dua Hal Bupati Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Puncak Indah Fraksi Golkar DPRD Lutim Dukung Ranperda KLA Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Bupati Lutim Pimpin Apel Pagi Fraksi PDIP Sampaikan Pandangan Umum Terkait LKPj Bupati Lutim : Luar Biasa

LUWU TIMUR · 19 Des 2018 02:42 WITA · Waktu Baca

Parah ! Lagu Cina Menggema di Peringatan Hari Bela Negara


					Parah ! Lagu Cina Menggema di Peringatan Hari Bela Negara Perbesar

Laporan : Rd

Bupati Luwu Timur,H.M.Thorig Husler saat memberikan sambutan di Peringatan Hari Bela Negara ke-70, Rabu (19/12/18)

LUWU TIMUR,Timuronline – Detik-detik peringatan Hari Bela Negara ke- 70 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Puncak Indah Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) terciderai dengan pemutaran Lagu berbahasa Cina yang dijadikan lagu pengiring atraksi bela diri dari peserta upacara.

Warga yang menonton jalannya upacara sontak kaget ketika mendengar lagu cina yang diputar panitia

” Loh, ini kan peringatan bela negara, yah otomatis Negara Kesatuan Republik Indonesia dong, tapi kok ada lagu cina-nya yah. Ini harusnya tidak terjadi. Kan banyak lagu Indonesia, tinggal pilih saja,” Kata Ros, salah seorang warga Malili, Rabu (19/12/18).

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setdakab Luwu Timur, Alimuddin mengungkapkan bahwa pemutaran lagu cina disesuaikan dengan atraksi bela diri yang diperagakan yang juga berasal dari Cina.

” Tidak ada maksud lain, hanya itu tadi, kita sesuaikan. Tetap kok, seluruh rangkaian kegiatan upacara berlangsung penuh hikmat, sukses dan sesuai rencana,” Terangnya

Sementara itu Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler yang memimpin jalannya upacara mengatakan Hari Bela Negara bisa dijadikan momentum untuk sama-sama belajar dari sejatah perjuangan Bangsa.

” Sejarah mencatat bahwa Negara Republik Indonesia ini bisa berdiri tegak dan berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat. Mereka berjuang, mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah. Sejarah juga menunjukkan bahwa membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya untuk membela negara dengan cara melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi,” Ungkapnya. (Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Panitia HUT Lutim ke-21 Gelar Rapat Perdana, Dipimpin Hamris Darwis

17 April 2024 - 12:05 WITA

HUT Luwu Timur ke-21

Bupati Lutim Jawab Pandangan Umum Fraksi di DPRD Lutim Terkait Dua Hal

17 April 2024 - 11:57 WITA

DPRD Lutim

Bupati Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Desa Puncak Indah

17 April 2024 - 11:00 WITA

Luwu Timur

Fraksi Golkar DPRD Lutim Dukung Ranperda KLA

16 April 2024 - 19:40 WITA

DPRD Luwu Timur

Hari Pertama Kerja Pasca Libur Lebaran, Bupati Lutim Pimpin Apel Pagi

16 April 2024 - 19:27 WITA

Luwu Timur
Trending di KABAR PEMDA