Menu

Mode Gelap
11 Peserta MTQ Lutim Lolos Final, Bupati Budiman Beri Semangat Langsung di Takalar PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu Aksi Kemanusiaan Pewarta dan Diskominfo Lutim Bantu Korban Banjir Bandang Luwu Bencana Banjir Bandang Luwu : Dapur Umum Milik Pemkab Lutim Sasar Desa Botta Hari Ke-lima Bencana Banjir Bandang Luwu, CLM Sasar Dua Desa PPID Luwu Timur Rapat Persiapan PPID Lutim Award Tahun 2024

LUWU TIMUR · 7 Mar 2018 00:52 WITA · Waktu Baca

Kedapatan Jual Bensin Eceran, Pertamina Puncak Indah Kena Sanksi


					Kedapatan Jual Bensin Eceran, Pertamina Puncak Indah Kena Sanksi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Maraknya penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malili yang berada di Desa Puncak Indah, membuta Pemerintah Daerah (Pemdah) melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Rabu (07/03/18) pukul 01.00 wita dini hari melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).

Dipimpin langsung Kepala Disdagkop-UKM, Rosmiaty Alwi dan beberapa anggota Satpol PP Luwu Timur, sidak tersebut akhirnya membuahkan hasil dan mendapati puluhan kendaraan khususnya roda dua yang terlihat antri. Anehnya rata-rata pemilik kendaraan tersebut juga membawa jerigen kosong berukuran 10 liter yang hendak diisi dengan BBM.

” Sidak ini menindaklanjuti banyaknya keluhan terhadap SPBU Puncak Indah ini yang sangat cepat kehabisan stok BBM khususnya bensin. Dan memang terbukti, pas saya dan teman-teman Satpol datang para pengecer ini pada lari kocar kacir. Setelah saya cek, memang mereka tidak memiliki izin untuk mendapatkan BBM memakai jerigen, dan anehnya, pihak SPBU melayani itu,” Urainya

Terkait temuan itu, dia segera melayangkan peringatan tertulis yang pertama kepada pihak penanggung jawab SPBU.

” Kalau hal ini berulang, kami akan ambil tindakan tegas dengan menutup atau menarik izinnya,” Tegasnya

Salah seorang warga Malili kepada pewarta Timuronline mengungkapkan SPBU Puncak Indah memang terkenal “nakal” dalam melayani konsumen yang menggunakan jerigen. Tak peduli waktu, baik siang maupun malam, mereka seenaknya saja melayani warga yang membawa jerigen.

” Setahu saya penanggung jawab dan petugas SPBU ini sudah pernah berurusan dengan pihak kepolisian. Bahkan mungkin sudah beberapa kali. Tapi kita lihat, mereka seakan-akan tidak peduli itu. Baru jam 9 pagi, bensin uda habis. Artinya, tengah malam mereka jual ke pengecer dan itu terbukti,” Ujarnya sembari meminta namanya tidak dipublis. (Rez/Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

11 Peserta MTQ Lutim Lolos Final, Bupati Budiman Beri Semangat Langsung di Takalar

7 Mei 2024 - 22:16 WITA

MTQ Takalar

Aksi Kemanusiaan Pewarta dan Diskominfo Lutim Bantu Korban Banjir Bandang Luwu

7 Mei 2024 - 21:45 WITA

pewarta lutim

Bencana Banjir Bandang Luwu : Dapur Umum Milik Pemkab Lutim Sasar Desa Botta

7 Mei 2024 - 21:22 WITA

Banjir Luwu

PPID Luwu Timur Rapat Persiapan PPID Lutim Award Tahun 2024

6 Mei 2024 - 22:10 WITA

ppid

Pemkab Lutim Bersama Pansus DPRD Rapat Finalisasi Ranperda Penyelenggaraan KLA

6 Mei 2024 - 22:06 WITA

luwu timur
Trending di DPRD LUTIM