Timur Online – Pertama di Luwu Raya

Kapolres Lutim : Pemilu Damai Harga Mati

Rabu, 20 Maret 2019 | 2:50 am
Posted by: Rifal Dj
Dibaca: 435

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 tinggal 28 hari lagi atau tepatnya tanggal 17 April mendatang.

Suhu politik jelang pemilu ‘5 surat suara’ ini di perbagai daerah agak meningkat termasuk di Kabupaten Luwu Timur, Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun demikian, tentunya harapan setiap warga lebih terkhusus penyelenggara dan pihak keamanan dalam hal ini kepolisian akan pemilu yang berlangsung aman dan damai menjadi tujuan utama dari pesta demokrasi 5 tahunan ini.

AKBP. Leonardo Panji Wahyudi, selaku orang nomor wahid di jajaran Polres Lutim pun memiliki harapan yang sama akan lahirnya demokrasi yang bermartabat dan terbebas dari segala tindak yang dapat memecah persatuan dan kesatuan warga Luwu Timur

” Kita sama-sama tahu bahwasanya kondisi warga disini itu sangat heterogen. Suku, agama dan budaya hidup berdampingan. Namun dibalik perbedaan itu, justru melahirkan sebuah ikatan kekeluargaan yang sangat kental. Nah, dengan gelaran pemilu ini, tentu perbedaan itu juga akan lahir. Dalam demokrasi, kita tak mesti sama, pasti ada perbedaan. Namun bagaimana kita menyikapi perbedaan itu menjadi satu kesatuan sehingga akan tercipta masyarakat dalam bingkai kebersamaan,” Harapnya.

Terkait pengamanan dari pihak kepolisian sendiri, Pamen 2 melati di pundaknya ini secara rinci mengungkapkan bahwasanya pihaknya telah menempatkan personil di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Luwu Timur. Selanjutnya, bukan hanya sekedar melakukan pengamanan TPS pada hari ‘H’ pencoblosan, namun seluruh personil pula aktif memberikan sosialisasi pemilu damai dengan terjun ke lapangan bertemu langsung masyarakat.

” Personil kami sangat terbatas, namun itu bukan menjadi alasan bagi kami untuk tidak bekerja maksimal mengawal pesta demokrasi ini. Saya juga sangat berharap adanya peran serta masyarakat dalam membantu pihak kepolisian. Pemilu damai harga mati, sama-sama kita inginkan itu,” Tegasnya.

Yang terpenting lanjutnya lagi, masyarakat jangan mudah terprovokasi issu-issu sesat berbau hoax, apalagi itu sifatnya menyudutkan salah satu calon.

” Pemilih cerdas dan bermartabat adalah mereka yang memilih berdasarkan hati nurani dan bukan karena pengaruh issu-issu sesat. Kalau hal itu (penyebaran berita hoax) terjadi, maka kami tegaskan, kami  akan menindak sesuai hukum yang berlaku di negara ini,” Pungkasnya. (Redaksi)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

Timur-online.com - Pertama di Luwu Raya Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.  
error: oiii,,ga boleh copas
Lewat ke baris perkakas