Menu

Mode Gelap
Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi Sinergi TNI dan Industri untuk Hilirisasi Berkelanjutan: Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Progres Proyek Strategis Nasional PT Vale di Pomalaa PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat Warisan Hijau untuk Dunia: PT Vale Indonesia Lakukan Penanaman Pohon Serentak sebagai Komitmen Global Terhadap Iklim dan Keberlanjutan Hasil Persis Solo vs PSM Makassar, Pasukan Ramang Menang Dramatis

LUWU TIMUR

Kapolres Lutim Ajak Stakeholders Cari Solusi Sengketa Lahan di Towuti

badge-check


					Kapolres Lutim Ajak Stakeholders Cari Solusi Sengketa Lahan di Towuti Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi mengakui jika kasus sengketa lahan di wilayah pesisir Kecamatan Towuti bukan baru pertama terjadi, namun telah berulang. Bahkan terkadang kasus perebutan lahan yang ingin dijadikan kebun merica tersebut tak jarang berakhir perkelahian antar Warga yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa seperti yang terjadi di Desa Loeha, selasa lalu.

Untuk itu, Kapolres menghimbau dan mengharapkan peran aktif seluruh stakeholders dan pemerintah pada khususnya untuk mencari jalan keluar serta solusi agar permasalahan tersebut tidak terjadi lagi.

” Kami tentunya aparat hukum, yah tentu saja kami punya tanggung jawab dan fokus pada penegakan hukum saja jika terjadi aksi kriminal didalamnya. Namun apakah itu bisa menyelesaikan masalah ? tentu tidak. Permasalahan lahan di daerah tersebut perlu solusi yang lebih komprehensif dari seluruh stakeholders. Kita tidak boleh mendiamkan masalah ini berlarut-larut karena ini soal isi perut. Apapun itu, orang bisa saja lakukan bahkan nyawa taruhannya. Jadi saya mengajak kepada kita semua, ayo kita turun ke lapangan menyelesaikan masalah ini,” Ungkap Kapolres Leonardo dihadapan beberapa awak media saat press conference kasus penganiayan yang berakhir kematian terhadap warga pendatang di Desa Loeha, Jumat (08/11/19).

Sementara itu, Anwar salah seorang warga Towuti meminta kepada pemerintah untuk turun langsung melihat dan mencari solusi atas permasalahan ini.

” Setahu saya, sengketa lahan di daerah pesisir ini bukan baru pertama kali. Dan anehnya, warga yang berselisih itu kebanyakan warga pendatang dan tidak tercatat sebagai warga Luwu Timur. Makanya, pemerintah jangan terkesan hanya diam saja. Cari solusi dong. Masa kita menunggu korban jatuh baru kita gerak lagi. Ini masalah serius buktinya terakhir nyawa satu lagi melayang. Sudah saatnya pemerintah menyelesaikan masalah ini,” Katanya. (Red)

 

 

Lainnya

Sertijab Enam Pejabat Jajaran Polres Lutim, Kapolres : Ini Regenerasi

4 Desember 2025 - 19:54 WITA

PT. CLM Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat Masyarakat

1 Desember 2025 - 20:04 WITA

Yuk Nobar, Persis Solo vs PSM Makassar Malam ini di Warkop Brother, Ada Doorprizex

29 November 2025 - 10:18 WITA

Pagar SDN 209 Mantaipi Tawakua Ambruk

27 November 2025 - 13:04 WITA

101,2 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Lutim, Juga Berbagai BB Lainnya

26 November 2025 - 15:26 WITA

Trending KRIMINAL