Pedagang Bunga di Pasar Malili Diserbu Emak-emak

oleh -23 views

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sejak Covid-19 melanda Indonesia sejak beberapa bulan lalu, aktifitas di luar rumah sangat terbatas. Selain mengikuti himbauan pemerintah agar warga tetap di rumah, pula memang warga memilih berdiam diri di rumah karena takut tertular covid-19 atau virus corona.

Karena kondisi seperti itu, aktifitas di rumah khususnya yang dilakukan para ibu-ibu bertambah. Salah satunya dengan memelihara tanaman hias.

Di Kota Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, para ibu-ibu atau emak-emak kini memenuhi teras rumah mereka dengan tanaman hias berbagai jenis. Selain diperoleh dari pemberian tetangga serta teman secara gratisan, para emak-emak ini tak ragu mengeluarkan uang ratusan ribu bahkan hingga jutaan hanya sekedar untuk membeli tanaman hias.

Seperti yang terlihat, Minggu (23/08/2020) di Pasar Sentral Malili Desa Baruga, Kecamatan Malili. Para emak-emak terlihat menyerbu salah satu pedagang bunga di pasar tersebut.

” Sebelumnya, saya termasuk orang yang tidak terlalu suka memelihara bunga. Namun keadaan seakan memaksa kami para ibu-ibu untuk mencari aktifitas lain di rumah. Yah terpaksa deh cari kesibukan dengan memelihara bunga. Tadinya sih, agak ragu karena biayanya tidak sedikit. Satu tanaman lengkap dengan potnya saja, harganya 100 – 300 ribu rupiah,” Ungkap Rohani, salah seorang warga yang mengaku telah mengeluarkan uang 3-4 juta untuk membeli tanaman hias.

Menurut Rohani, jenis tanaman hias yang paling disukai adalah jenis daun aglaonema.

” Aglaonema ini banyak jenis mulai dari Pride of Sumatera, Bidadari, jenis adelia, moonlight, Claudia, lipstik dan jenis-jenis lainnya. Kami memilih jenis ini, karena perawatannya juga tidak susah-susah amat dan tidak gampang mati,” Katanya. (Red)

BACA JUGA :  Belajar Dari Rumah Diperpanjang hingga 3 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *