Menu

Mode Gelap
PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12 Raker MPK, Luwu Timur Targetkan Kabupaten Sangat Inovatif

LUWU TIMUR · 19 Des 2018 03:54 WITA · Waktu Baca

Garda Pemuda Lutim Sesalkan Lagu Cina di Hari Bela Negara


					Garda Pemuda Lutim Sesalkan Lagu Cina di Hari Bela Negara Perbesar

Laporan : Rd

Foto : Suleman(WA)

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemutaran Lagu berbahasa Cina di Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-70 di Lapangan Merdeka Puncak Indah Malili, Rabu (19/12/18) terus menuai kritikan.

Jika sebelumnya, beberapa warga Malili yang melihat dan mendengar jalannya Upacara serta pemutaran lagu berbahasa Cina tersebut sontak kaget dan seakan tidak percaya, kali ini sorotan datang dari Garda Pemuda Luwu Timur.

Menurut salah seorang pengurusnya, Suleman kegiatan Bela Negara merupakan sebuah bentuk partisipasi yang menjadi ruang untuk menjaga segala bentuk upaya disitegritas, sehingga penguatannya adalah bagaimana para bela negara benar-benar memaknai asas Pancasila dan UUD sebagai fundamental dalam rangka menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia

” Saya sangat prihatin dengan kejadian seperti ini. Mungkin mereka menganggap hal ini kecil dan tidak jadi masalah, namun sesungguhnya mereka telah menciderai sejarah perjuangan Bangsa ini dengan pemutaran lagu cina serta atraksi bela diri berbau Cina di Hari Bela Negara Republik Indonesia,” Tegas Sulaeman

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Setdakab Luwu Timur, Alimuddin mengungkapkan bahwa pemutaran lagu cina disesuaikan dengan atraksi bela diri yang diperagakan yang juga berasal dari Cina.

” Tidak ada maksud lain, hanya itu tadi, kita sesuaikan. Tetap kok, seluruh rangkaian kegiatan upacara berlangsung penuh hikmat, sukses dan sesuai rencana,” Terangnya

Sementara itu Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler yang memimpin jalannya upacara mengatakan Hari Bela Negara bisa dijadikan momentum untuk sama-sama belajar dari sejatah perjuangan Bangsa.

” Sejarah mencatat bahwa Negara Republik Indonesia ini bisa berdiri tegak dan berdaulat tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat. Mereka berjuang, mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah. Sejarah juga menunjukkan bahwa membela negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dengan kesadarannya untuk membela negara dengan cara melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi,” Ungkapnya. (Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos

24 Mei 2024 - 19:05 WITA

PT. CLM

Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya

24 Mei 2024 - 18:49 WITA

Vale Indonesia

Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah

24 Mei 2024 - 18:39 WITA

Pertanian Luwu Timur

Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur

23 Mei 2024 - 19:49 WITA

WTP

Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12

23 Mei 2024 - 19:39 WITA

WTP
Trending di KABAR PEMDA