Menu

Mode Gelap
Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12 Raker MPK, Luwu Timur Targetkan Kabupaten Sangat Inovatif Ini Dua Peserta Terbaik di Diklat Kompetensi Camat dan Lurah se-Lutim Wahidin Wahid Terpilih Jadi Ketua Dekopinda Luwu Timur Melalui Musdalub Bantuan Alat Berat PT Vale Bantu Buka Akses Masyarakat Pasca Bencana di Luwu

SULSEL · 19 Sep 2018 02:12 WITA · Waktu Baca

Gaet BNK, DP2KLB Lutim, Buat Ini


					Gaet BNK, DP2KLB Lutim, Buat Ini Perbesar

Laporan  : Mda

Foto : M.Arsyad

MAKASSAR,Timuronline – Ketika tidak ada lagi pencanangan Kampung Keluarga Berencana pada tahun 2019, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur tidak kehabisan kreasi dan kegiatan. Ada dua kegiatan yang dilaksanakannya, yakni menggaet kerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Luwu Timur dan membentuk Kampung KB Mandiri.

‘’ Rumusan kerja samanya sudah kita tetapkan pasca rapat kerja daerah . Targetnya adalah bagaimana Kampung KB bebas dari narkoba,’’ ujar M. Arsyad, Sekretaris DP2KB Kabupaten Luwu Timur kepada “Timuronline” di sela-sela mengikuti Review Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) se-Sulawersi Selatan di Hotel Claro (eks Clarion) Makassar, Selasa (18/09/18).

Pria yang lima tahun menghabiskan kariernya di Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan (Kopindag) Luwu Timur itu mengatakan, bekerja sama dengan BNK, pihaknya akan melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat di Kampus KB. Yang disasar adalah para pemuda dan juga para orang tua sebagai pihak yang dekat dengan putra-putri mereka.

‘’ Narkoba sekarang sudah menyasar penduduk miskin. Oleh karena itu kita harus antisipasi dengan menggaet BNK,’’ ujar Arsyad. Arsyad juga menjelaskan, usai pencanangan Kampung KB yang dibiayai pemerintah, pihaknya akan memprogramkan pembentukan Kampung KB Mandiri. Ini dilakukan mengingat banyaknya keinginan masyarakat di desa yang belum memiliki kampung KB.

Dari 11 kecamatan dengan 120 desa di Kabupaten Luwu Timur, baru terbentuk 25 kampung KB, yakni 1 Kampung KB pada tahun 2016 dan masing-masing 12 pada tahun 2017 dan 2018. Kampung KB Mandiri ini sesuai namanya, tidak lagi dibiayai oleh pemerintah, tetapi atas swadaya masyarakat.

Arsyad, yang pernah meraih predikat Petugas Lapangan KB teladan nasional tahun 2004 ini menyebutkan, program KB di Kabupaten Luwu Timur mengalami perkembangan yang menggembirakan. Misalnya, terpilih sebagai juara nasional mitra kelembagaan BKKBN melalui Bina Keluarga Balita (BKB) dan PIK Remaja. (Redaksi).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

11 Peserta MTQ Lutim Lolos Final, Bupati Budiman Beri Semangat Langsung di Takalar

7 Mei 2024 - 22:16 WITA

MTQ Takalar

Buka Puasa Bersama KKLT Lutim, Wakil Bupati Sebut Kontribusi PT Vale Besar Dalam Pengembangan SDM

9 April 2024 - 18:34 WITA

Vale Indonesia

Pj Gubernur Sulsel Apresiasi PT Vale atas Dukungan Gerakan Sedekah Bibit dan Penghijauan

29 Maret 2024 - 20:13 WITA

Vale Indonesia

Bagikan Bingkisan ke 500 Anak Yatim dan 100 Panti Asuhan, PT Vale Dukung Program Amaliah Ramadan

19 Maret 2024 - 19:52 WITA

Vale Indonesia

Cegah Narkoba di Lingkungan Karyawan, PT Vale Teken MoU dengan BNN Sulawesi Selatan

9 Maret 2024 - 20:40 WITA

Vale Indonesia
Trending di SULSEL