Menu

Mode Gelap
PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12 Raker MPK, Luwu Timur Targetkan Kabupaten Sangat Inovatif

LUWU TIMUR · 19 Feb 2018 03:21 WITA · Waktu Baca

Akhirnya, Pusat Niaga Malili Beroperasi

Ket Foto : Sekda Bahri Suli dan Ketua DPRD Luwu Timur saat meninjau para pedagang yang ada di PNM

LUWU TIMUR,Timuonline – Ditandai pengguntingan pita ole Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli, Senin (19/02/18) Pusat Niaga Malili (PNM) yang terletak di kawasan Puncak Indah akhirnya resmi beroperasi setelah beberapa lama tak difungsikan

Di hari pertama difungsikannnya pasar rakyat tersebut, para pedagang mulai dari pedagang pakaian, sembako, jajanan kue hingga pedagang ikan mulai mengisi kios serta lapak-lapak yang ada

” saya merasa bangga bisa hadir dan meresmikan pasar yang sudah lama kita nantikan bersama pemanfaatannya. Menyadari akan pentingnya keberadaan pasar maupun sarana perdagangan sebagai salah satu pendukung pembangunan masyarakat, maka pemerintah senantiasa mendukung pemanfaatan sarana perdagangan dan pemasaran bagi para pelaku usaha di daerah ini,” Terang Bahri Suli dalam sambutannya mewakili Bupati Luwu Timur

Lebih jauh Bahri menjelaskan salah satu yang menjadi penentu keberhasilan pemanfaatan pasar rakyat adalah pengelola yang capable.

” Dengan dibentuknya Koperasi Pasar (kopas) PNM ini, diharapkan kemampuan pengelolaan pasar ini dapat terlaksana dengan baik dengan partisipasi seluruh pengguna pasar sebagai anggota Kopas saat ini dan kedepannya,” Tambahnya

Ket Foto : Salah satu lost kering yang berada di PNM

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM), Rosmiaty Alwi mengatakan awalnya jumlah pendaftar di PNM mencapai 468 orang kemudian diverifikasi menjadi 280 orang yang dipersiapkan untuk mengikuti pengundian untuk kemudian berhak menempati PNM untuk berdagang

” Daya tampung PNM ini tidak seimbang dengan jumlah calon pedagang yaitu kios sebanyak 69, dan lost kering sehingga totalnya hanya 129 orang,” Urainya

Dengan daya tampung yang hanya mencapai 129 pedagang, beberapa pedagang yang ditemui pewarta Timuronline meminta kepada pemerintah untuk menambah kios dan lost mengingat bagian tengah PNM masih kosong dan dapat dibangun kios dan lost

” Kasihan kita pak tidak kebagian, padahal kami ini sudah lama berdagang di pasar sentral Malili sebelumnya,” Keluh Rano, salah seorang pedagang ikan. (Redaksi/TO)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos

24 Mei 2024 - 19:05 WITA

PT. CLM

Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya

24 Mei 2024 - 18:49 WITA

Vale Indonesia

Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah

24 Mei 2024 - 18:39 WITA

Pertanian Luwu Timur

Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur

23 Mei 2024 - 19:49 WITA

WTP

Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12

23 Mei 2024 - 19:39 WITA

WTP
Trending di KABAR PEMDA