Menu

Mode Gelap
Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana

Vale Indonesia

Pakai Sistem Segregasi, Vale Indonesia Olah Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis

badge-check


					Pakai Sistem Segregasi, Vale Indonesia Olah Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebagai alah satu perusahaan yang dibidang pertambangan,PT. Vale Indonesia juga berfokus pada aspek social, salah satunya pengurangan limbah dan pemanfaatan kembali sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Perusahaan yang terletak d Sorowako, Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur itu memiliki sebuah sistem bernama Segregasi sampah.

Sistem ini adalah pemisahan sampah berdasarkan jenis-jenisnya untuk memudahkan proses pengolahan lebih lanjut, seperti daur ulang, pengomposan, atau pembuangan yang aman

Tujuannya adalah untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, serta meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan kembali dan pengolahan sampah

Pemilahan sampah ii dilakukan di Segregation milik PT Vale Indonesia. Sampah-sampah plastik atau botol minuman, sisa makanan atau sampah organik dan sampah lainnya akan diolah sedemikian rupah di tempat ini sehingga menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat seperti pupuk kompos.

Bukan hanya itu, di tempat itu juga terdapat budidaya budidaya maggot atau larva (ulat) dari lalat, terutama lalat jenis Black Soldier Fly (BSF). Maggot ini dikenal karena kemampuannya dalam mengurai sampah organik dan juga digunakan sebagai pakan ternak yang bergizi. Sampah sisa makanan, jadi santapan larfa dari lalat black soldier fly (BSF).

Foreman Ground Work Segregation Plant PT Vale, Hery Sudarto, Jumat (25/07/2025) mengatakan Dari 12-15 ton sampah yang dihasilkan setiap harinya, sekitar 9 ton per tahun yang didonasikan ke bank sampah.

” Sampah yang diolah selanjutnya kita serahkan ke bank sampah sebagai bentuk kontribusi kami dalam membangun ekonomi sirkular di masyarakat. Dari Januari hingga saat ini, sudah 9 ton yang kami donasikan,” Ungkap Hery

Saat ini ada empat bank sampah yang menjadi mitra PT. Vale Indonesia. Ke-empatnya adalah Bank Sampah Magani, Bank Sampah Induk Malili, Bank Sampah Wasuponda serta Bank Sampah Desa Nikel

Melalui sistem segregasi dan pendistribusian sampah terpilah, PT Vale tak hanya berhasil mengurangi beban ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis lingkungan yang melibatkan komunitas secara aktif. (*)

Lainnya

Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio

9 Januari 2026 - 13:12 WITA

Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana

6 Januari 2026 - 13:08 WITA

Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat

3 Januari 2026 - 13:02 WITA

Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

1 Januari 2026 - 12:05 WITA

Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana

30 Desember 2025 - 12:03 WITA

Trending Vale Indonesia