Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

CLM

CLM Tanam Pohon untuk Rehabilitasi DAS seluas 1.100 Hektar

badge-check


					CLM Tanam Pohon untuk Rehabilitasi DAS seluas 1.100 Hektar Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – PT Citra Lampia Mandiri (CLM) telah melakukan penanaman dan pemeliharaan dalam rangka rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 1.100 hektar di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Direncanakan tahun ini akan dilakukan serah terima penanaman kepada Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Angkona XIV seluas 1.100 hektar sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan kewajiban perbaikan lingkungan.

Rehabilitasi DAS PT CLM rehabilitasi DAS besar-besaran dan komprehensif sektor pertambangan menjadi suatu keharusan, bukan hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk keberlanjutan.

Rehabilitasi DAS ini sebagai kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) atas areal izin yang dimiliki oleh PT CLM membutuhkan pendekatan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan pertambangan, masyarakat lokal, hingga akademisi dan lembaga riset.

Pelaksanaan penanaman dalam rangka rehabilitasi DAS dilaksanakan di DAS Lampia, Patingko, TL, Manoho dan Pongkeru yang dimana pelaksana yaitu pihak kedua yang telah berpengalaman dalam rehabilitasi DAS.

Kegiatan rehabilitasi DAS PT CLM diharapkan bisa membantu pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan perbaikan lingkungan pada lahan-lahan kritis sebagai bentuk upaya memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi DAS.

Bibit yang ditanaman seperti kayu-kayuan yaitu Bitti, Uru, Nyatoh, Mahoni, Gmelina dan buah-buahan yaitu Campedak, Rambutan, Langsat, Kemiri, Pala dan Jengkol.

“Kegiatan rehabilitasi DAS PT CLM seluas 1.100 hektar sebagai pemilik IPPKH diharapkan bisa membantu pemerintah dalam hal ini KLHK untuk melakukan perbaikan lingkungan pada lahan-lahan kritis sebagai bentuk upaya memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi DAS,” kata Head Dept Environmental & Forestry PT CLM, Sahir belum lama ini

Penegakan hukum yang tegas dan tata kelola yang baik sangat penting untuk memastikan keberhasilan rehabilitasi DAS Perusahaan pertambangan harus bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitasnya, dan pemerintah harus memastikan bahwa peraturan perundang-undangan dijalankan secara konsisten.

“Rehabilitasi DAS sektor pertambangan bukan hanya sekadar tanggung jawab, tetapi juga merupakan peluang. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan komprehensif, Indonesia tetap dapat menjadikan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melindungi lingkungan. Ini merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” Pungkas Sahir (*)

Baca Lainnya

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Trending LUWU TIMUR