Menu

Mode Gelap
Perburuan Gelar Top Scorer Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Mbappe Kini Memimpin Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

KABAR PEMDA

Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi

badge-check


					Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Orientasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan RENJA Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula Bapelitbangda Lutim, Senin (13/01/2025).

Rapat ini dibuka oleh Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir, didampingi Kepala Bapelitbangda, Dohri Ashari, serta dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, sejumlah Kepala OPD, Camat dan para Kasubag Perencana/Program masing-masing OPD.

Dalam sambutannya, Rapiuddin Tahir menekankan adanya tantangan dalam penyusunan RKPD Tahun 2026, yang merupakan masa transisi antara RPJMD Periode 2021-2026 menuju Periode 2025-2029.

“Perlu diketahui bahwa RKPD Tahun 2026 memiliki tantangan tersendiri, karena merupakan bagian dari RKPD masa transisi. Selain itu, terjadi percepatan akibat dampak Pilkada Serentak 2024. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan program-program kegiatan dari Bupati terpilih,” ujar Rapiuddin.

Ia berharap, melalui rapat ini dapat tercapai penyamaan persepsi yang akan menjadi dasar dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi.

“Saya berharap rapat ini dapat menghasilkan penyamaan persepsi dan pemahaman terhadap berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Selain itu, perlu ada keterkaitan dengan dokumen perencanaan lainnya, teknis penyusunan dokumen, serta kemampuan menganalisis dan menginterpretasikan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Sementara Kepala Bapelitbangda Lutim, Dohri Ashari menambahkan, program prioritas di setiap OPD harus segera dikomunikasikan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar proses perencanaan dapat berjalan efektif.

“Pada kondisi normal, penyusunan RKPD dan RENJA diawali dari pokok-pokok penyusunan dan diikuti dengan perubahan. Namun, tahun ini justru sebaliknya, sehingga menjadi tantangan besar bagi para Kepala OPD untuk lebih cepat merencanakan dan memprioritaskan program-program strategis,” jelas Dohri. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Trending LUWU TIMUR