Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

LUWU TIMUR

UPT SMPN 1 Wasuponda Gandeng Dinsos P3A Sosialisasi Anti Perundungan

badge-check


					UPT SMPN 1 Wasuponda Gandeng Dinsos P3A Sosialisasi Anti Perundungan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – UPT SMP Negeri 1 Wasuponda gandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur (Dinsos P3A) menggelar sosialisasi anti perundungan.

Sosialisasi anti perundungan dari sisi hukum dan ilmu psikologi tersebut bertema “Bangunlah Jiwa Raganya (Bullying) di Lingkup UPT SMP Negeri 1 Wasuponda” yang dilaksanakan di lapangan futsal Kecamatan Wasuponda, Jumat, (15/11/2024).

Kepala UPT SMP Negeri 1 Wasuponda, Basra mengungkapkan, tujuan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mencegah terjadinya perundungan/bullying di lingkup sekolah UPT SMP Negeri 1 Wasuponda.

“Upaya ini untuk mengurai persoalan bullying yang hingga saat ini masih ada di satuan pendidikan kami. Bullying ini merupakan perilaku negatif yang sangat menakutkan bagi dunia pendidikan yang tentu saja menjadi perhatian utama kami dalam menciptakan iklim keamanan dan inklusivitas sekolah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, UPT SMP Negeri 1 Wasuponda telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkup sekolah termasuk mengundang pemateri dari pihak kejaksaan dan kepolisian.

“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk mengurai persoalan perundungan, sebelumnya beberapa instansi terkait, telah memberikan sosialisasi seperti pihak kejaksaan dan kepolisian,” tambahnya.

Basra juga berharap, dengan mengundang pemateri dari Dinsos P3A, siswa dapat memahami bahwa perilaku bullying tidak semestinya dilakukan baik di lingkup sekolah, keluarga, maupun di masyarakat.

“Dengan sosialisasi hari ini yang melibatkan Dinsos P3A Kab. Luwu Timur, kami berharap dapat menghilangkan perilaku bullying atau perundungan di sekolah kami,” harapnya.

Sementara Kepala Bidang Kesetaraan Gender Dinsos P3A Lutim, Masrura yang menjadi pemateri pada sosialisasi tersebut mengutarakan, untuk mencegah terjadi bullying kepada korban, maka mereka harus bersikap tegas dan berani kepada pelaku bullying.

“Membangun rasa percaya diri mereka karena pelaku bullying biasanya menargetkan mereka yang terlihat lemah atau tidak percaya diri,” bebernya.

“Oleh karena itu, diperlukan bantuan dari pihak sekolah dalam hal ini para pendidik dan tenaga kependidikan untuk membantu korban bullying dalam menghilangkan trauma dan membangun kepercayaan diri siswa siswi,” tandas Masrura. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Trending LUWU TIMUR