Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

Vale Indonesia

Dampak Positif Penerapan GMP Vale dan Rencana Tindak Lanjut

badge-check


					Dampak Positif Penerapan GMP Vale dan Rencana Tindak Lanjut Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Penerapan GMP di PT Vale telah menghasilkan dampak positif yang signifikan. Selain menjaga kualitas lingkungan, perusahaan juga aktif dalam memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai program sosial dan ekonomi.

Head of External Relations Pomalaa dan Bahodopi Project PT Vale, Yusuf Suharso, menjelaskan, kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi dan edukasi antar-perusahaan tambang. Perseroan berkomitmen untuk membagikan pengalaman dan pengetahuan agar lebih banyak perusahaan dapat menerapkan GMP.

“Kolaborasi adalah kunci menuju pertumbuhan berkelanjutan. Kami berharap dapat mendorong lebih banyak perusahaan di Sulteng untuk mengadopsi prinsip-prinsip ini,” jelas Yusuf.

Sebagai langkah lanjutan, Forum KTT Sulteng merencanakan kunjungan lebih mendalam yang akan berfokus pada keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan. Dengan menggali lebih dalam pengalaman PT Vale, mereka berharap dapat memulai penerapan GMP secara bertahap di perusahaan-perusahaan lokal.

Inspektur Tambang Ahli Muda Provinsi Sulteng, Hamka Jaya, menyampaikan jika saat ini upaya perbaikan kondisi pertambangan di Sulteng sedang dilakukan. Meskipun menemui berbagai tantangan dan hambatan, penerapan GMP pada perusahaan yang masih merintis bukan suatu hal yang mustahil untuk diwujudkan.

“Ini momentum bagi kami, PT Vale dapat dijadikan contoh yang baik dalam menjaga keseimbangan antara operational pertambangan, keselamatan kerja, dan kelestarian lingkungan,” ucap Hamka.

Kunjungan ini mencakup eksplorasi lokasi-lokasi penting, seperti Solia Hill dan Hutan Himalaya, serta fasilitas Lamella Gravity Settler (LGS) yang merupakan bagian upaya PT Vale dalam mengelola air limpasan tambang secara efisien. Ini memberikan wawasan praktis tentang penerapan teknologi canggih untuk menjaga kualitas lingkungan.

Anggota Forum KTT juga menjelajahi Danau Matano dan mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Balambano, yang memamerkan komitmen PT Vale terhadap sumber energi terbarukan. Kunjungan ini menggambarkan bagaimana inovasi dalam energi dapat berkontribusi pada keberlanjutan operasional.

Penerapan GMP lebih dari sekadar memenuhi regulasi; ini adalah langkah strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Kunjungan F-KTT ke Sorowako menjadi momentum penting dalam membangun budaya pertambangan yang lebih baik di Indonesia, terutama bagi perusahaan yang baru merintis di sektor ini.

Baca Lainnya

Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH

25 Juni 2026 - 14:59 WITA

Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal

24 Juni 2026 - 16:17 WITA

Anggota DPR RI Apresiasi Program Nursery PT. Vale Indonesia

21 Juni 2026 - 19:16 WITA

Libatkan Siswa Sekolah, PT. Vale Indonesia Kenalkan Pendidikan Lingkungan

21 Juni 2026 - 11:31 WITA

Vale Gelar Pelatihan Hubungan Industrial dan Ketenagakerjaan

17 Juni 2026 - 19:45 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

12 Juni 2026 - 16:10 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali

8 Juni 2026 - 15:59 WITA

Trending Vale Indonesia