Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

LUWU TIMUR

Tingkatkan Akurasi Data Kependudukan, Reformer PKA Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Peduli Disabilitas

badge-check


					Tingkatkan Akurasi Data Kependudukan, Reformer PKA Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Peduli Disabilitas Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka meningkatkan akurasi data kependudukan, Reformer Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) melakukan Sosialisasi, Forum Group Discussion (FGD) dan Pembentukan Komunitas Peduli Disabilitas, di Aula Kantor Desa Balantang, Rabu (09/10/2024).

Aksi perubahan Jendela Dunia Disabilitas akronim dari “Jemput Bola Identitias Kependudukan Anak Disabilitas” yang dibuka oleh Camat Malili, Nasir didampingi Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Rosmala Dewi ini merupakan terobosan inovatif dari Disdukcapil dalam pelayanan kependudukan khususnya bagi anak disabilitas.

Camat Malili menyampaikan terima kasih telah menjadikan Kecamatan Malili sebagai contoh file projek dalam rangka bagaimana anak-anak disabilitas yang kurang kemampuan dalam hal fisik ini bisa dibantu.

“Kami selaku Camat dan pribadi mengapresiasi kegiatan Capil ini untuk segera membentuk komunitas dan ini juga merupakan projek perubahan. Mudah-mudahan nanti bisa diimplementasikan, bukan hanya di Malili tetapi di seluruh Kabupaten Luwu Timur,” harap Nasir.

“Tentu ini adalah generasi bangsa yang perlu kita jaga asetnya, tidak ada perbedaan antara yang normal dan tidak normal, semua memiliki kekurangan,” tambahnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Disdukcapil telah memperhatikan anak-anak yang kurang kemampuan melalui kegiatan sosialisasi hari ini.

“Semoga dengan adanya komunitas ini, bisa menjadi penguatan, kesinambungan untuk mereka berekspresi,” tutup Camat Malili.

Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Rosmala Dewi menjelaskan, jendela dunia disabilitas ini mengirakan bahwa disabilitas bukan penghalang bagi seseorang untuk mengakses dunia yang lebih luas tetapi disabilitas adalah sebuah jendela yang membuka pandangan dalam presvektif berbeda dan unik.

“Kesenjangan antara disabilitas masyarakat umum bisa membuka jendela dan harapan serta tercipta pemahaman yang lebih baik dan saling menghormati. Inilah inti dari pada jendela dunia disabilitas,” kata Rosmala Dewi.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa, sosialisasi ini terfokus pada pentingnya identitas kependudukan anak disabilitas yaitu terkait kepemilikan akte kelahiran, kartu KIA dan identitas lainnya.

“Saya sebagai reformer dari Tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan jemput bola untuk dokumen anak-anak berkebutuhan khusus yang tidak mampu mengurus identitasnya. Maka dari itu, tidak ada lagi anak di Luwu Timur yang tidak memiliki akte kelahiran dan KIA,” jelas Kabid Pencatatan Sipil.

“Identitas kependudukan merupakan dasar dari segala pelayanan-pelayanan lainnya seperti kesehatan, bantuan sosial dan lain sebagainya. Sosialisasi ini menjadi langkah awal Luwu Timur menjadi Kabupaten yang masyarakatnya inklusif dan ramah disabillitas,” tambahnya.

Terakhir, Kabid Pencatatan Sipil mengatakan, masih banyak anak-anak yang tidak memiliki dokumen kependudukannya, sehingga Pemerintah Kabupaten Lutim mampu peduli akan hak anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami berkolaborasi dengan stakeholder eksternal dengan harapan bisa membentuk komunitas yang ada didesa dan melaporkan data-data anak disabilitas yang tidak terdata baik di dinas Capil maupun Dinas Sosial. Untuk anak-anakku tetap semangat, tunjukkan pada dunia bahwa kalian ada dan bermanfaat bagi semua” ungkapnya.

“Dengan adanya sosialisasi jendela dunia disabilitas, bisa membuka jendela hati para pemerintah contoh di Desa Balantang sudah menjadi ramah disabilitas dengan langsung menerima anak disabilitas menjadi pegawai. Semoga aksi perubahan ini tidak sampai disini dan tentu perlu dukungan semua yang terlibat dalam aksi tersebut,” pungkas Rosmala Dewi.

Turut hadir, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas, Baznas Lutim, perwakilan BPD Lutim, Kepala Desa se-Kecamatan Malili serta orang tua dari penyandang disabilitas. (kominfo-sp)

 

Baca Lainnya

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Trending LUWU TIMUR