Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

Vale Indonesia

Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya

badge-check


					Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus berkomitmen tak hanya fokus pada aspek produksi, tetapi juga tanggung jawab sosialnya. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah operasi.

Sebagai langkah awal, PT Vale bersama Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) melakukan pengembangan sekolah-sekolah yang berada di lima desa yaitu Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku dan Tokalimbo melalui pembinaan dari Sekolah Umum YPS dan bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, serta PT Vale Indonesia.

Jenis kegiatan pengembangan sekolah ini diawali dengan melakukan observasi ke 15 sekolah (TK-SMA), kemudian dilakukan pelatihan merujuk pada hasil asesmen. Melalui program Pelatihan Kurikulum Satuan Pendidikan se-Loeha Raya, PT Vale bertekad untuk membantu mengembangkan sekolah-sekolah di Loeha Raya.

Pelatihan yang berlangsung Senin (13/05/2024) hingga Jumat (17/ 05/2024) ini diikuti 36 guru yang mewakili sekolah tingkatan TK-SMA se-Loeha Raya dan dimentori langsung oleh sembilan guru YPS yang juga merupakan kepala sekolah YPS. Sekolah yang mendapatkan pendampingan terdiri dari tujuh Taman Kanak-Kanak (TK), lima SD, SMP, dan satu SMA.

Director External Relations PT Vale, Endra Kusuma mengatakan, sejalan dengan nilai-nilai PT Vale untuk meningkatkan kualitas masyarakat, program pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas para tenaga pendidik khususnya yang ada Loeha Raya.

Apalagi, kata dia, program ini mengedukasi tenaga pendidik agar dapat menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), meningkatkan kapasitas pendidik melalui pelatihan dan workshop merancang pembelajaran dan penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mendorong siswa harus mampu berpikir kritis dan kreatif (critical thinking dan creativity). Serta siswa mampu menyelesaikan masalah (problem solving).

“Kolaborasi aktif antara PT Vale dengan berbagai pihak, termasuk guru di sekolah-sekolah, bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman guna memajukan dunia pendidikan. Untuk itu kami berharap semoga pelatihan memberikan manfaat besar bagi tenaga pendidik dan mengimplementasikannya ke siswa-siswi mereka,” harapnya.

Endra Kusuma mencontohkan keberhasilan kolaborasi ini melalui perjalanan YPS, yang telah menjadi prototipe bagi sekolah-sekolah lainnya di daerah, khususnya di Luwu Timur. Dukungan dari PT Vale dan berbagai pihak telah membantu YPS untuk menjadi teladan dalam inovasi pendidikan dan peningkatan kapasitas guru, khususnya di Luwu Timur.

Salah seorang peserta pelatihan yang juga Kepala SDN 279 Rante Angin, Sungi menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada peserta.

“Pelatihan sepekan ini membawa sudut pandang baru, khususnya bagi kami (para guru) yang berasal dari seberang Danau Matano. (Pelatihan) ini memberi keyakinan bahwa manfaat yang kami peroleh akan berkelanjutan dan memiliki tindak lanjut yang berarti, tidak hanya berakhir di sini,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan oleh, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Towuti, Desa Bantilang, Murniati Yani menyampaikan rasa terima kasih.

“Saya berterima kasih yang tak terhingga kepada Tim jajaran YPS dan PT Vale yang telah memfasilitasi kami dengan luar biasa, kami sangat terbantu dalam meraih ilmu,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Umum YPS, Sulhaeni mengatakan, tanggung jawab mereka sebagai pendidik adalah untuk berbagi apa yang dimiliki, termasuk dalam pembentukan standar observasi terhadap sekolah itu sendiri.

“Proses observasi ini menjadi kunci dalam menentukan kisi-kisi kurikulum, kepemimpinan sekolah, dan pengembangan siswa sebagai bagian integral dari sekolah,” ujarnya.

Sulhaeni juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pendidikan, yang telah mereka bagikan kepada peserta pelatihan. Dukungan dari PT Vale menjadi modal utama dalam memastikan proses akreditasi sekolah-sekolah di jenjang TK, SD, SMP, SMA, mengikuti jejak YPS yang telah berhasil mencapai akreditasi A.

“Kami siap berbagi pengalaman dan mendampingi sekolah-sekolah lainnya dalam proses akreditasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” paparnya. (*)

Baca Lainnya

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH

25 Juni 2026 - 14:59 WITA

Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal

24 Juni 2026 - 16:17 WITA

Trending Vale Indonesia