Menu

Mode Gelap
Perburuan Gelar Top Scorer Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Mbappe Kini Memimpin Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Pemkab Lutim Akan Libatkan Kepolisian Untuk Pengawasan Obat dan Makanan

badge-check


					Pemkab Lutim Akan Libatkan Kepolisian Untuk Pengawasan Obat dan Makanan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Tim terpadu obat dan makanan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pembinaan pengawasan obat dan makanan yang beredar di Lutim khususnya di bulan suci ramadhan.

Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Jumat (15/03/2024) ini, di pimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Masdin, serta turut hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan.

Pada kesempatan tersebut, Masdin mengatakan bahwa, kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan, sehingga di tahun 2024 semua yang terlibat dalam pengawasan dapat menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Apabila dilakukan dengan baik, saya yakin kita bisa menghindarkan masyarakat mengkonsumsi makanan yang berformalin seperti ikan maupun yang lainnya,” kata Masdin.

Olehnya itu, Masdin berharap pada pengawasan kali ini perlu adanya keterlibatan dari pihak kepolisian maupun Satpol PP.

“Misalnya jika kita mendapatkan satu sampel yang terindikasi maka inilah gunanya Kepolisian, tapi kita berharap dilapangan tidak ada seperti itu,” harapnya.

Kepala Bidang SDK dari Dinkes Lutim, Masyhuri mengatakan, target yang akan dilakukan untuk tahun ini sama dengan tahun sebelumnya yakni pasar tradisional, modern, maupun toko obat sesuai dengan tugas masing-masing pengawas.

“Selama ini kita hanya melakukan edukasi namun tidak ada efek jera yang terima, akan tetapi tidak mematikan usahanya. Olehnya itu, sebagai aparat kita bisa membantu masyarakat dalam hal bahan makanan yang layak dikonsumsi,” ucapnya.

Berdasarkan hasil rakor ini, nantinya akan dilakukan di 11 kecamatan, mulai dari tanggal 18 sampai 29 Maret 2024, dimana dibagi menjadi tiga tim dengan target masing-masing yakni, pasar, ritel modern dan pusat oleh-oleh maupun kios-kios. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Trending LUWU TIMUR