Menu

Mode Gelap
Perburuan Gelar Top Scorer Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Mbappe Kini Memimpin Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Disparmudora Lutim Gelar Sosialisasi Jadesta

badge-check


					Disparmudora Lutim Gelar Sosialisasi Jadesta Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka persiapan mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024, maka Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) menggelar Sosialisasi Jadesta.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Dinas Parmudora Lutim, Jumat (08/03/2024) ini, dibuka Sekretaris Dinas Parmudora, Agus Thobarani didampingi Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif (P3 Ekraf), Hasratang.

Jejaring Desa Wisata (Jadesta) memberikan landasan bagi pertumbuhan berkelanjutan dalam sektor pariwisata pedesaan, memberikan manfaat ekonomi dan budaya yang berkelanjutan.

Tujuan digelarnya sosialisasi Jadesta ini untuk meningkatkan kapasitas bagi pengelola desa wisata se-Kabupaten Luwu Timur, terutama dalam hal pengisian aplikasi Jadesta yang merupakan kunci utama penilaian ADWI 2024.

Dalam arahannya, Sekdis Parmudora, Agus Thobarani mengatakan, ADWI dibuat bertujuan mendorong desa-desa untuk berperan serta dalam membangun pengembangan wisata di desa masing-masing.

“Karena tujuan pembangunan nasional pariwisata adalah bagaimana menciptakan daya saing baik di tingkat nasional maupun di tingkat dunia,” kata Agus menambahkan.

Ia mengungkapkan bahwa, adapun tujuan sosialisasi ini nantinya akan disampaikan Kabid P3 Ekraf tentang apa-apa saja yang akan dinilai dan diinput oleh para Admin Jadesta untuk melengkapi berbagai indikator-indikator yang diperlukan dalam penilaian ADWI 2024.

“Jadi saya harapkan bapak ibu bisa mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan di Jadesta,” jelas Sekdis Parmudora.

Sementara Kepala Bidang P3 Ekraf, Hasratang menjelaskan, ADWI merupakan tahun ketiga yang diikuti oleh Kabupaten Luwu Timur.

“Alhamdulillah di Tahun 2022 yang merupakan awal kita mengikuti, desa wisata yang mendaftar terbanyak di Indonesia adalah Sulawesi pada 2022 dan 2023. Dan di Sulawesi yang terbanyak adalah Sulawesi Selatan, sementara untuk tingkat Sulsel yang terbanyak dari 24 kabupaten kota adalah Luwu Timur,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, Tahun 2022, untuk Kabupaten Luwu Timur, desa wisata yang mendaftar di Jadesta menuju Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) sebanyak 63. Sementara di tahun 2023 naik menjadi 73 desa wisata.

“Kita ketahui bahwa, hampir setiap tahun Kementerian sangat ketat mengeluarkan aplikasi, sehingga diperlukan para admin mengupdate aplikasi yang ada di masing-masing akun Jadesta,” tandas Hasratang. (kominfo-sp)

 

Baca Lainnya

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Trending LUWU TIMUR