Menu

Mode Gelap
Perburuan Gelar Top Scorer Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Mbappe Kini Memimpin Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Laga Persahabatan, Gaswo Legend vs Malili Legend Berakhir Imbang

badge-check


					Laga Persahabatan, Gaswo Legend vs Malili Legend Berakhir Imbang Perbesar

Malili Legend

LUWU TIMUR,Timuronline – Laga persahabatan antara Gaswo Legend vs Malili Legend, Sabtu (15/07/2023) berakhir imbang 1-1.

Laga berlangsung di Lapangan Gaswo, Kecamatan Wotu.

Kedua timĀ  diperkuat beberapa pemain legend seperti Risal Kadir, Hamka, Umar, Mei, Sangkala serta Sahar di Tim Malili Legend. Sementara Gaswo Wotu diperkuat Ismail “Aco” Ahmad, Haspar Papi, Arief, Kaso, Ombang serta beberapa pemain legend lainnya.

Dibabak pertama, Malili Legend unggul lebih dulu melalui sepakan mendatar Wahyu yang tidak mampu dihalau kiper Gaswo Legend.

Memasuki babak kedua, Gaswo Legend meningkatkan intensitas serangan. Alhasil, dipertengahan babak kedua, Gaswo berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui sundulan kepala salah satu striker mereka.

” Laga ini selain untuk mengenang masa-masa kejayaan bersama beberapa pemain Gaswo, dulu kami sempat bermain dalam satu tim yakni Perslutim, juga untuk meningkatkan tali silaturahim. Kali ini kita yang bertandang ke Wotu karena sebelumnya mereka juga sudah memenuhi undangan kami untuk bermain di Malili,” Ujar Risal Kadir, Pemain Malili Legend

Sementara itu, Kapten Tim Gaswo Legend, Ismail Ahmad mengungkapkan geliat sepak bola di Luwu Timur perlu untuk terus digalakkan. Bukan tanpa alasan, di tahun 90 hingga 2000-an, Luwu Timur dipenuhi dengan atlet-atlet pesepakbola yang handal.

” Kenapa saya dan beberapa teman di Malili, Sorowako, Mangkutana dan Burau menginisisasi adanya tim-tim legend ini, tak lain adalah untuk memotifasi mereka yang muda-muda khususnya para atlet sepakbola agar menghidupkan kembali prestasi-prestasi itu. Luwu Timur bisa kok, apalagi kan fasilitas seperti lapangan sudah banyak, bahkan di seluruh kecamatan ada. Jadi tidak ada alasan. Kita kembalikan kejayaan Perslutim seperti yang dulu-dulu,” Pungkasnya. (*)

 

 

Baca Lainnya

Perburuan Gelar Top Scorer Piala Dunia 2026 Makin Ketat, Mbappe Kini Memimpin

2 Juli 2026 - 22:47 WITA

Ekonom Unhas Soroti Paradoks Pembangunan Luwu Timur: Kaya Tambang, Kesejahteraan Belum Merata

2 Juli 2026 - 22:15 WITA

PT. CLM Bantu Pembangunan Rumah Ibadah di Desa Pasi-Pasi

2 Juli 2026 - 22:09 WITA

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

1 Juli 2026 - 03:06 WITA

Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar

30 Juni 2026 - 03:03 WITA

Trending PIALA DUNIA 2026