Menu

Mode Gelap
Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi Menang Tipis Atas Pantai Gading, Norwegia Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Comeback, Brasil Kalahkan Jepang 2-1, Tatap Babak 16 Besar SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

LUWU TIMUR

Ditjen Kemendagri Ingatkan Masyarakat Tak Usah Konvoi Pasca Pelantikan Kada

badge-check


					Ditjen Kemendagri Ingatkan Masyarakat Tak Usah Konvoi Pasca Pelantikan Kada Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka pemantapan pelaksanaan Pelantikan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota yang akan dilaksanakan, Jumat 26 Februari 2021, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi via virtual secara nasional dengan daerah yang telah melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Rapat itu diikuti Plh. Bupati Luwu Timur, H. Bahri Suli, Kepala Satpol PP dan Damkar, Indra Fawzi, Kabag Humas dan Protokol, Muhammad Rizki Alamsyah dan Perwakilan Bagian Pemerintahan, yang diikuti diruang rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (25/02/2021).

Rapat dipimpin Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen OTDA) Kementerian Dalam Negeri, Drs. Akmal Malik. Ia mengatakan, pelaksanaan Pelantikan Kepala Daerah serentak itu akan di lakukan, Jumat 26 Februari 2021 yang akan diikuti sebanyak 178 Daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Luwu Timur. Sementara masih ada 82 Daerah yang pelantikannya di luar bulan Februari 2021.

Lanjut Akmal Malik, pelantikan dilakukan dengan pendekatan luring (luar jaringan) boleh dilakukan, mengingat tidak semua daerah dapat melakukan secara daring. Namun yang penting menjadi perhatian bahwa jika pelantikan dilakukan dengan pendekatan luar jaringan (luring), maka kapasitasnya tidak boleh kebih dari 25 orang berada dalam satu ruangan.

Akmal juga meminta dukungan Forkopimda masing-masing untuk mewaspadai kerumunan pasca pelantikan. Menurutnya, tidak perlu ada eforia kemenangan yang berlebihan misalnya konfoi atau pidato kemenangan yang bisa menimbulkan kerumunan. Hal ini harus dihindari mengingat kita sedang berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Hari ini kita ingin menegaskan bahwa proses pelantikan Kepala Daerah ini tidak boleh menjadi momen penyebaran virus corona atau Covid-19. Olehnya itu, saya harapkan senantiasa berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 masing-masing daerah,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Momen HUT Bhayangkara ke-80, Memupuk Kemitraan Polisi – Awak Media

1 Juli 2026 - 14:35 WITA

Luwu Timur Alami Paradoks Daerah Kaya SDA, Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi

1 Juli 2026 - 12:12 WITA

SDC Kevin Keano Bone Juara I Lomba Domino di Luwu Timur, Raih Hadiah Ratusan Juta

29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Viral di Medsos, Begini Penjelasan Ketua SAPMA Lutim Terkait Kisruh Lomba Domino di Malili

29 Juni 2026 - 12:08 WITA

Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Lutim, Mahasiswa : Ancaman Serius Terhadap Pembangunan Daerah

26 Juni 2026 - 19:01 WITA

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Trending LUWU TIMUR