Menu

Mode Gelap
Bupati Serahkan Bibit Padi dan Pupuk pada Acara Syukuran Panen Warga Lampenai Diskopar-KB Lolos ke Semifinal Sepakbola Bupati Lutim Cup Antar Instansi Ini Pendapat Akhir Bupati Lutim Terhadap Ranperda APBD 2023 Klinik Mata Malili Gelar Pelayanan Gratis Operasi Katarak Tiba di Tentena, Wakil Bupati Disambut Hangat Oleh Majelis Sinode GKST Sufriaty Budiman Buka Acara Tabligh Akbar dan Konsultasi Syariah

LUWU TIMUR · 10 Des 2018 05:03 WITA · Waktu Baca

Tahun 2018, Jumlah Laka di Lutim Menurun


					Tahun 2018, Jumlah Laka di Lutim Menurun Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Jumlah angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Luwu Timur tahun 2018 ini menurun dibanding tahun 2017 lalu. Sesuai data laka Satlantas Polres Lutim, Tahun 2017 lalu, angka mencapai 308 kasus, sementara tahun ini (hingga november 2018), jumlah laka sebanyak 231.

Namun demikian jumlah korban yang meninggal dunia (MD), tahun ini meningkat 2 orang dibanding tahun sebelumnya yakni 50 korban menjadi 52 korban MD. Sementara korban yang mengalami luka berat (LR), tahun 2017 lalu sebanyak 11 orang, semnetara tahun ini sebnayak 14 orang.

Untuk korban yang mengalami luka ringan, tahun 2017 sebanyak 428 orang sementara tahun ini sebanyak 396 orang. Untuk kerugian materil, Rp. 866.200.800 untuk tahun 2017 dan Rp.451.600.00 untuk tahun ini.

Kasat Lantas Polres Luwu Timur, AKP.Andi Ali Surya kepada Timuronline, Senin (10/12/18) di ruang kerjanya tak hentinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga diri dengan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta tak lupa melengkapi diri dengan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kelengkapan kendaraan seperti STNK , TNKB serta alat kelengkapan lainnya.

” Kami kepolisian dan pemerintah, tentunya tidak bisa berbuat maksimal untuk menekan angka kecelakaan tanpa adanya dukungan dan campur tangan masyarakat itu sendiri. Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sangat kita perlukan. Karena menurut data, kecelakaan didominasi dari adanya pelanggaran lalu lintas,” Ungkapnya

Andi Ali mencontohkan pelanggaran lalu lintas yang masih kerap terjadi yakni banyaknya anak dibawah umur yang semestinya belum dapat berkendara, oleh kedua orang tua mereka justru diberikan kesempatan.

” Terkadang kalau anak-anak kita sudah bisa menggunakan motor, bukannya dilarang, kita malah bangga, tanpa kita sadari kita justru hal itu akan membahayakan nyawa anak kita sendiri dan nyawa orang lain tentunya. Belum lagi pelanggaran-pelanggaran lainnya. Jadilah pelopor keselamatan berkendara, untuk keselamatan kita semua,” Pungkasnya. (Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Serahkan Bibit Padi dan Pupuk pada Acara Syukuran Panen Warga Lampenai

17 Juli 2024 - 11:59 WITA

Diskopar-KB Lolos ke Semifinal Sepakbola Bupati Lutim Cup Antar Instansi

17 Juli 2024 - 11:44 WITA

Ini Pendapat Akhir Bupati Lutim Terhadap Ranperda APBD 2023

16 Juli 2024 - 11:52 WITA

DPRD Lutim

Klinik Mata Malili Gelar Pelayanan Gratis Operasi Katarak

16 Juli 2024 - 11:39 WITA

Klinik Mata

Tiba di Tentena, Wakil Bupati Disambut Hangat Oleh Majelis Sinode GKST

15 Juli 2024 - 11:25 WITA

GKST
Trending di KABAR PEMDA