Menu

Mode Gelap
Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan Jadi Program Unggulan Budiman-Akbar untuk Meningkatkan Ekonomi Luwu Timur Staf Ahli Ekonomi Luwu Timu Sambut Baik FGD PT. Vale Indonesia Komitmen PT Vale dalam Rekrutmen Inklusif: Sinergi Pemerintah, Perusahaan, dan Masyarakat untuk Transparansi dan Keadilan Sinergitas Bawaslu dan Pemda Luwu Timur Perkuat Pengawasan Pilkada 2024 Akbar Andi Leluasa Buka Relasi Offline Mobile Legend Luwu Timur Janji Tanpa Perhitungan dan Drama Kesedihan Bukan Solusi untuk Luwu Timur

LUWU TIMUR · 16 Jul 2019 06:16 WITA

Menghindari Perawat Nyeri Dalam Memberikan Pelayanan, Ini Yang Dilakukan Pemerintah

Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam melayani pasien sakit, para perawat dituntut untuk selalu dalam kondisi bugar. Memahami teknik mengelola rasa nyeri sehingga tindakan keperawatan pada pasien dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Demikian diungkapkan Kabid Perencana dan Pengembangan Kepegawaian, Eksa Putra dalam laporannya di kegiatan Pelatihan Manajemen Nyeri. Pelatihan ini merupakan kerjasama BKPSDM Luwu Timur dengan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang dibuka oleh Asisten III Bidang Administradi Umum, Aini Endis Andrika yang mewakili Bupati Luwu Timur, di Aula Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Senin (15/07/2019) yang diikuti 60 perawat atau tenaga kesehatan Luwu Timur.

Sementara itu, mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Administrasi Umum, Aini Endis Anrika menyambut baik atas terselenggaranya diklat manajemen nyeri ini sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan yang juga berdampak positif bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga perawat.

“Oleh karena itu, atas nama jajaran Pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerjasama pihak RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar yang telah memfasilitasi diklat manajemen nyeri ini,” ucap Aini.

“Pelaksanaan pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga kesehatan di RS dan Puskesmas itu tentang pengelolaan rasa nyeri, serta cara-cara untuk mengatasi nyeri pada berbagai penyebab saat bertugas melayani pasien, perawat sebagai salah satu unsur pembangunan kesehatan sekaligus garda terdepan yang berhubungan langsung dengan masyarakat, maka sudah selayaknya perawat meningkatkan profesionalitasnya,” ujar Endis. (Red/Ikp)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Penulis

Lainnya

Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan Jadi Program Unggulan Budiman-Akbar untuk Meningkatkan Ekonomi Luwu Timur

7 Oktober 2024 - 11:01 WITA

Staf Ahli Ekonomi Luwu Timu Sambut Baik FGD PT. Vale Indonesia

5 Oktober 2024 - 18:05 WITA

Sinergitas Bawaslu dan Pemda Luwu Timur Perkuat Pengawasan Pilkada 2024

5 Oktober 2024 - 17:41 WITA

Akbar Andi Leluasa Buka Relasi Offline Mobile Legend Luwu Timur

5 Oktober 2024 - 17:35 WITA

Janji Tanpa Perhitungan dan Drama Kesedihan Bukan Solusi untuk Luwu Timur

5 Oktober 2024 - 17:18 WITA

Ibriansyah Irawan: Kawasan Industri Luwu Timur Program Unggulan Budiman-Akbar Tingkatkan Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan, Asal Dikelola dengan Baik

5 Oktober 2024 - 17:15 WITA

Tim Budiman-Akbar Mantapkan Barisan di Tomoni, Dua Anggota DPRD Beri Jaminan

5 Oktober 2024 - 17:08 WITA

Trending di LUWU TIMUR
Exit mobile version