Yohanes Avilla Dimata Husler : Dia Sosok Unik

oleh -34 views

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Yohanes Avilla Agus Awanto Putra di Kabupaten Luwu Timur digantikan oleh Muh. Zubair. Selanjutnya Yohanes Avilla Agus Awanto Putra dialih tugaskan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Blora Jawa Tengah. Acara perpisahaannya digelar di aula Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur, Rabu (05/08/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Forkomimda Luwu Timur, Sekretaris Daerah beserta para Kepala OPD, Tokoh agama, Tokoh pemuda, dan Tokoh masyarakat serta seluruh para tamu undangan lainnya, pisah sambut berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
 
Yohanes Avila dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Luwu Timur karena selama bertugas di Luwu Timur telah terjalin sinergi yang baik. Menurutnya, alam Luwu Timur meninggalkan kesan yang sangat berarti bagi dirinya, dan ia berharap hubungan ini tidak berakhir meski saya sudah tidak di Luwu Timur nantinya.
 
” Banyak kebaikan yang saya terima selama di Luwu Timur, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih karena antara Kejaksaan dan Pemkab Luwu Timur terbangun hubungan yang harmonis. Banyak masukan dan saran dari Kejaksaan bisa diterima dengan baik oleh Pak Bupati,” ujar Yohanes.
 
Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler, mengatakan, Pak Yohanes Avilla sosok yang unik. Selain sebagai penegak Hukum ia juga seorang seniman. Karya nyatanya sangat terlihat dengan jelas. Dulu Kantor kejaksaan tidak seindah sekarang ini. Warga takut masuk ke halaman Kantor Kejaksaan.
 
“Sekarang Kantor kejaksaan sudah menjadi area publik yang menawan setiap malam kantor kejaksaan ramai dikunjungi warga, disana ada kolam ikan, ada warung kopi, taman yang sejuk ada juga tempat untuk berdiskusi. Ini seketika menghapus stigma negatif masyarakat yang selama ini menganggap orang yang masuk ke halaman kantor kejaksaan Luwu Timur adalah orang yang bermasalah secara hukum, ini sebuah inovasi yang luar biasa,” ungkap Husler.
 
Lanjut Husler, pak Kajari juga mampu menciptakan wahana hiburan dari sebuah lokasi yang selama ini tidak pernah terpikirkan akan menjadi satu obyek yang menarik dan bermanfaat. Dia menata Landmark dan dibawahnya ada kolam permandian lengkap dengan pendopo. Sekarang tempat itu tidak pernah sepi dari pengunjung.
 
“Sebagai Bupati saya juga berterima kasih dengan Pak Yohanes karena selama di Luwu Timur telah memberikan pendampingan hukum kepada OPD dalam menyusun program agar tidak terjebak dalam kesalahan administrasi. Sehingga Pemerintahan berjalan dengan lancar,” tandas Bupati. (hms/ikp/kominfo)
BACA JUGA :  Dinilai Tim Juri, Perpustakaan Nirwana Desa Bangun Jaya Wakili Sulsel Lomba Tk. Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *