Di Kalaena, Petugas Temukan Anak dan Ibu Dari Makassar Miliki Suhu Tubuh 37,9

oleh -15 views

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline –  Pemerintah Kecamatan Kalaena bekerjasama dengan Polsek Mangkutana  dan petugas Puskesmas Kalaena serta aparat dari TNI, memeriksa 13 orang penumpang Bus Garuda yang baru tiba dari makassar, Senin (30/03/2020) sekitar pukul 07.00 wita.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 2 orang penumpang yang merupakan ibu dan anak memiliki suhu tubuh 37,9 derajat. Bukan hanya itu, keduanya diketahui juga mengalami batuk.

” Sebelum penumpang tiba dirumah masing-masing, kami cegat dan semuanya kami turunkan untuk diperiksa. Ada dua orang yang memiliki gejala apakah itu gejala corona atau cuma sakit biasa, yang jelas kita sudah bawa ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dalam pemantauan,” Ungkap Camat Kalaena, Alimuddin Bachtiar.

Mantan Kabag Humas Setdakab ini menuturkan, kegiatan tersebut sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir ini

” Sebelumnya memang kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemilik angkutan umum, agar setibanya di Kalaena, jangan ada penumpang yang diturunkan sebelum dilakukan tes suhu tubuh ditempat atau posko yang telah kami buat,” Katanya

Untuk lebih memaksimalkan pengawasan terhadap penyebaran covid-19 atau virus corona di Kecamatan Kalaena, pihak kecamatan sendiri akan membuat tim yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI, kepolisian serta petugas kesehatan. Dimana tim ini nanti bertugas melakukan pengecekan terhadap orang-orang yang ingin masuk ke wilayah Kalaena.

” Kita buat posko di dua perbatasan. Anggota siap stand by 1 x 24 jam,” lanjutnya

Dia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak khususnya pihak TNI dan Kepolisian yang telah bekerjasama dalam pencegahan virus mematikan ini.

” Saya berharap kesadaran dari kita semua khususnya masyarakat Kalaena agar jangan dulu keluar rumah jika tidak ada urusan yang mendesak. Juga warga Kalaena yang tinggal diluar, agar jangan pulang dulu. Ini demi kebaikan kita semua dalam memerangi virus corona ini,” Pungkasnya. (Red)

BACA JUGA :  Perpustakaan Nirwana Simulasi Penilaian Lomba Tingkat Nasional Secara Virtual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *