Menu

Mode Gelap
Bupati Serahkan Bibit Padi dan Pupuk pada Acara Syukuran Panen Warga Lampenai Diskopar-KB Lolos ke Semifinal Sepakbola Bupati Lutim Cup Antar Instansi Ini Pendapat Akhir Bupati Lutim Terhadap Ranperda APBD 2023 Klinik Mata Malili Gelar Pelayanan Gratis Operasi Katarak Tiba di Tentena, Wakil Bupati Disambut Hangat Oleh Majelis Sinode GKST Sufriaty Budiman Buka Acara Tabligh Akbar dan Konsultasi Syariah

LUWU TIMUR · 25 Sep 2018 03:58 WITA · Waktu Baca

Honorer di Lutim Minta Penerimaan CPNS Ditunda


					Honorer di Lutim Minta Penerimaan CPNS Ditunda Perbesar

Laporan : Rd

Foto : Ratusan honorer di Lutim saat melakukan aksi

LUWU TIMUR, Timuronline – Ratusan honorer dari berbagai profesi, Selasa (25/09/18) melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Ratusan honorer yang mengatasnamakan diri mereka Forum Honorer Kategori II Indonesia (FHK2I) menuntut beberapa permasalahan terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diantaranya menunda penerimaan CPNS karena dinilai tidak memberikan rasa keadilan serta meminta Pemerintah Daerah Luwu Timur agar memperhatikan kesejahteraan honorer.

” Menyampaikan kepada pemerinatah melalui BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia,red) bahwa kami menolak keputusan pemerintah melalui Permenpan-RB, dan kami meminta agar legislatif  untuk segera menggelar rapat dengar pendapat untuk memberikan kebijakan khusus daerah terhadap status honorer,” Ujar Hukama, Koordinator aksi.

Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler yang menerima aksi damai tersebut berjanji akan meneruskan tuntutan para honorer ke pemerintah pusat

” Saya perintahkan kepada dinas atau badan terkait agar supaya mencatat semua tuntutan saudara-saudara kita untyk selanjutnya kita perjuangkan di pusat,” Janji Husler

Husler mengungkapkan kesejahteraan para honorer menjadi salah satu fokus pemerintah. Untuk itu lanjutnya, di tahun 2019 mendatang guru honorer yang selama ini menerima upah 300 sampai 500 ribu per bulan tidak boleh terjadi lagi.

” Saya sudah mengalokasikan anggaran sebanyak 22 Miliar tahun depan. Jadi guru kita nantinya akan menerimah upah 1 juta lebih. Berikut honorer-honorer lainnya, pun kita akan perhatikan dan perjuangkan,” Tutup Husler. (Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Serahkan Bibit Padi dan Pupuk pada Acara Syukuran Panen Warga Lampenai

17 Juli 2024 - 11:59 WITA

Diskopar-KB Lolos ke Semifinal Sepakbola Bupati Lutim Cup Antar Instansi

17 Juli 2024 - 11:44 WITA

Ini Pendapat Akhir Bupati Lutim Terhadap Ranperda APBD 2023

16 Juli 2024 - 11:52 WITA

DPRD Lutim

Klinik Mata Malili Gelar Pelayanan Gratis Operasi Katarak

16 Juli 2024 - 11:39 WITA

Klinik Mata

Tiba di Tentena, Wakil Bupati Disambut Hangat Oleh Majelis Sinode GKST

15 Juli 2024 - 11:25 WITA

GKST
Trending di KABAR PEMDA