Timur Online – Pertama di Luwu Raya

Bupati Lutim Tegaskan Bantuan Pemda Jangan Dikaitkan Dengan Pemilu

Senin, 17 Desember 2018 | 3:30 am
Posted by: Rifal Dj
Dibaca: 261

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler mensinyalir ada beberapa oknum yang sengaja memanfaatkan situasi politik jelang pemilu Tahun 2019 mendatang dengan bantuan pemerintah kabupaten yang diberikan kepada masyarakat.

” Ada segelintir orang yang mengatasnamakan Pemda dan nama saya sebagai Bupati untuk menarik simpati atau dukungan dengan memanfaatkan (mengklaim,red) bantuan-bantuan yang telah dan akan diberikan pemerintah. Ini tentunya salah. Bantuan pemerintah tidak ada kaitannya dengan politik terkhusus jelang pemilu ini. Semua itu murni atas dasar visi dan misi yang telah ditetapkan di awal pemerintahan lalu,” Tegas Husler saat memimpin upacara memperingati Hari Nusantara yang digelar di halaman Kantor Bupati Lutim, Senin (17/13/2/18).

Dia meminta kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai hal-hal yang itu berat kaitannya dengan bantuan-bantuan pemerintah apalagi itu diklaim oleh uknum-oknum yang ingin “jual diri” jelang pemilu.

” Kalau ada bantuan yang dijanjikan seseorang, lihat dan teliti dulu. Apakah bantuan itu merupakan program pemerintah atau bukan. Kalau sudah masuk dalam agenda program pemerintah, maka yakinlah itu akan dilaksanakan oleh pemerintah dan bukan campur tangan siapapun,” Lanjutnya

Hal yang sama juga diutarakan Husler saat mengikuti kegiatan pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa di Aula Kantor Dinas Pendidikan Luwu Timur.

” Apalagi soal beasiswa ini. Kalau ada oknum yang mengklaim bahwa beasiswa ini adalah peran seseorang tertentu, maka itu tidak benar. Beasiswa ini adalah program pemerintah, bukan siapa-siapa,” Pungkasnya. (Redaksi)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

Timur-online.com - Pertama di Luwu Raya Copyright 2019 ©. All Rights Reserved.  
error: oiii,,ga boleh copas
Lewat ke baris perkakas